Tambah 33 Kasus dan Empat Pasien Meninggal akibat Covid-19 di Klaten
Ilustrasi virus corona atau Covid-19. (Solopos/Dok)

Solopos.com, KLATEN -Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Klaten mencapai 33 orang dalam sehari, Sabtu (21/11/2020). Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia bertambah empat orang sehingga total kasus kematian di Kabupaten Bersinar mencapai 55 orang.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan empat pasien Covid-19 meninggal dunia berasal dari Ceper, Delanggu, dan Bayat.

Sebanyak tiga orang yang telah meninggal dunia diketahui terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu, yakni MS, 70/laki-laki asal Ceper yang meninggal dunia, 19 November 2020; TS, 72/perempuan asal Delanggu yang meninggal dunia 19 November 2020; dan M, 61/perempuan asal Bayat yang meninggal dunia, 20 November 2020. Seorang pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia lainnya, yakni SK, 24/perempuan. SK yang berasal dari Ceper itu diketahui telah terkonfirmasi Covid-19, 14 November 2020.

Nilai UMK Klaten 2021 Diusulkan Naik 3,27 Persen

"Jumlah kasus meninggal dunia di Klaten karena Covid-19 mencapai 55 orang. Sedangkan jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Klaten mencapai 1.498 orang. Sebanyak 326 orang menjalani perawatan di rumah sakit (RS)/isolasi mandiri. Sebanyak 1.117 orang dinyatakan sembuh," kata Cahyono Widodo.

Cahyono Widodo mengatakan di Klaten juga terdapat 33 penambahan kasus Covid-19. Sebanyak tujuh orang dirawat di RS. Sedangkan sisanya menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis.

Asal Kasus dari Sejumlah Kecamatan

Penambahan 33 kasus di Klaten berasal dari beberapa kecamatan. Hal tersebut, seperti sembilan kasus dari Klaten Selatan (D, 12/laki-laki; AHP, 7/laki-laki; FTL, 5/perempuan; A, 14/laki-laki; H, 11/laki-laki; N, 5/laki-laki; D, 11/laki-laki; G, 9/laki-laki; DSN, 54/laki-laki. Dua kasus dari Klaten Tengah (SWN, 24/perempuan dan DJ, 44/perempuan). Satu kasus asal Tulung (IYA, 44/perempuan).

Selanjutnya, enam kasus asal Trucuk (FA, 13/laki-laki; P, 59/perempuan; T, 59/perempuan; S, 61/laki-laki; JS, 81/laki-laki; S, 50/laki-laki). Dua kasus asal Kalikotes (BWR, 52/laki-laki dan M, 60/perempuan).

Satu kasus asal Karanganom (LR, 38/perempuam). Dua kasus asal Juwiring (J, 56/perempuan dan SS, 52/perempuan). Tiga kasus asal Klaten Utara (SL, 58/perempuan; S, 64/perempuan; HB, 36/laki-laki). Satu kasus asal Polanharjo (M, 52/laki-laki). Satu kasus asal Wedi (AK, 39/perempuan. Satu kasus asal Pedan (W, 50/perempuan). Satu kasus asal Cawas (ADH, 39/laki-laki).

Warga Klaten Di Wilayah KRB III Yang Terdampak Erupsi Merapi Mencapai 1.026 Orang

"Sebanyak delapan orang terpapar virus corona saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Tiga orang saat berada di luar Klaten. Lainnya karena kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 di waktu sebelumnya," katanya.

Cahyono Widodo mengatakan di Klaten juga terdapat kabar baik. Sebanyak 76 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dalam sehari, Sabtu (21/11/2020). Pasien sembuh terbanyak berasal dari Ngawen, yakni 33 orang. Selanjutnya asal Pedan, yakni 10 orang. Setelah itu disusul Bayat dengan delapan orang sembuh.

Berikutnya berturut-turut dari Karanganom (lima orang), Jatinom (empat orang), Klaten Selatan (tiga orang), Ceper (dua orang), Cawas (dua orang), Klaten Tengah (dua orang), Manisrenggo (dua orang), Wonosari (satu orang), Delanggu (satu orang), Juwiring (satu orang), Klaten Utara (satu orang), Kalikotes (satu orang).

"Pasien sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di RS dan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis," kata Cahyono Widodo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom