Tambah 2 Positif, Kasus Covid-19 Karanganyar Jadi 31 Orang
Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR--Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar hingga Rabu (5/8/2020) tercatat 31 orang. Selain penambahan dua kasus pada Rabu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar juga mencatat lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sembuh. Total hingga Rabu, 139 pasien di Karanganyar sembuh.

Apabila dibandingkan dengan Selasa (4/8/2020) tercatat 34 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Terjadi penambahan tujuh kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa. Di sisi lain dua pasien dinyatakan sembuh. Total pasien yang telah dinyatakan sembuh hingga Selasa, 134 kasus.

Solopos.com mengolah data Covid-19 Kabupaten Karanganyar dari akun resmi instagram Dinkes Karanganyar. Pada Senin (3/8/2020) terjadi penambahan lima kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu orang dinyatakan sembuh. Total 29 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan 132 orang dinyatakan sembuh.

Sowan Megawati, Gibran Semakin Mantab Hadapi Pilkada Solo

Bupati Karanganyar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Juliyatmono, menyampaikan penambahan tujuh kasus pada Selasa terjadi di Kecamatan Kerjo, Kebakkramat, Jaten, Tasikmadu, Ngargoyoso, dan dua orang di Karanganyar. Kasus di Kebakkramat dialami warga lanjut usia (lansia) yang didiagnosis tipes.

"Itu sempat pindah-pindah tempat pelayanan. Awalnya pasien itu periksa di klinik tertentu karena gejala mual, muntah, dan didiagnosis tipes. Dia menjalani rawat inap. Dinyatakan sembuh dan pulang. Tetapi pada hari yang sama di sore hari itu merasakan lemas. Dia periksa ke rumah sakit. Tetapi kondisi belum membaik, dirujuk ke RSDM. Di situ didiagnosis positif Covid-19," tutur dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

 

Kasus Baru

Satu pasien lain dari Kecamatan Tasikmadu. Sebelum kembali ke Kabupaten Karanganyar, dia tercatat bekerja di bidang pelayaran. Dia kembali ke Karanganyar untuk mencari pekerjaan lain. "Selama mencari pekerjaan itu, dia bolak-balik dari DIY ke Karanganyar," ujar dia.

Alsintan Pemberian Presiden Hilang, Petani Boyolali Lapor Polisi

Di sisi lain penambahan dua kasus pada Rabu terjadi pada warga di Kecamatan Colomadu. Satu orang berstatus ASN Pemkot Solo yang tinggal di Colomadu. Satu orang lagi bekerja di salah satu pabrik di Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Dia bekerja di bagian HRD.

"Untuk ASN Pemkot Solo, kami sudah koordinasi dengan Pemkot Solo. Mereka mengurusi kontak erat kantor di Solo sedangkan kami mengurus kontak erat keluarga. Kalau pasien terkonfirmasi positif yang bekerja di Boyolali itu sebetulnya ber-KTP Solo di Kecamatan Laweyan tetapi tinggal di Colomadu. Pihak RSUD Pandan Arang Boyolali mencatat pasien sesuai domisili. Kami melacak kontak erat di Colomadu," jelas dia.

Wali Kota Salatiga Gagas Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Ini Tujuannya…

Di sisi lain, lima orang yang telah dinyatakan sembuh adalah warga Tasikmadu, Jaten, Ngargoyoso, dan dua orang dari Gondangrejo. Warga Ngargoyoso itu adalah kontak erat klaster Kemenparekraf yang bekerja sebagai karyawan salah satu hotel di Solo. "Yang lain nakes. Nakes di RSDM dan RS UNS."



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom