Tambah 2, Pasien Positif Covid-19 Salatiga Klaster Blondo Celong Jadi 24 Orang
Ilustrasi virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SALATIGA – Kasus positif Covid-19 di Kota Salatiga dari Klaster Blondo Celong terus bertambah. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga per Rabu (27/5/2020) ada tambahan dua lagi pasien Covid-19 dari klaster tersebut.

Pasien tambahan itu merupakan wanita berusia 45 tahun dan 75 tahun. Keduanya berasal dari Kelurahan Kutowinangun Kidul.

“Hari ini ada tambahan dua pasien positif Covid-19 dari Klaster Blondo Celong. Satu wanita, 45 tahun, dan satu lagi wanita usia 70 tahun. Keduanya dari Kelurahan Kutowinangun Kidul,” terang Kepala Dinkes Kota Salatiga, Siti Zuraidah, melalui kanal Youtube Humas Setda Salatiga, Rabu (27/5/2020).

Dia menambahkan hingga saat ini jumlah kasus Covid-19 di Salatiga mencapai 42 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 28 pasien masih menjalani perawatan, sedangkan 14 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

“Sehingga, jumlah kasus Covid-19 di Salatiga 42 orang, 28 orang masih dirawat dan 14 orang dinyatakan sembuh,” ujar Zuraidah.

Mobil Hantam Rumah dan Renggut 2 Nyawa, Kapolsek di Rembang Resmi Ditahan

Dengan tambahan dua pasien itu, praktis hingga saat ini sudah ada 24 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dari Klaster Blondo Celong.

Zuraidah pun mengaku terus melakukan tracing terhadap pasien positif Covid-19 dari klaster tersebut untuk mengetahui secara detail persebarannya.

“Kami aktif dan masif dalam melakukan pemeriksaan kontak eratnya. Semua kita periksa dengan cepat. Kalau tidak kami lakukan tracing dan pemeriksaan maka tidak ada penambahan kasus. Saya ingin semua yang berisiko dites dan segera dirawat sampai sembuh agar tidak menular,” terang Zuraidah saat dihubungi Semarangpos.com.

Sebagai informasi, Blondo Celong merupakan nama kampung di Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

6 Destinasi Liburan Sekolah Anak Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

Klaster Blondo Celong

Penularan virus corona atau Covid-19 dari Klaster Blondo Celong ini bermula dari seorang wanita berusia 62 tahun yang terpapar Covid-19, April lalu.

Wanita yang bukan warga Kampung Blondo Celong itu merupakan pasien ketiga Covid-19 di Salatiga. Ia memiliki riwayat berpergian ke sejumlah negara Eropa seperti Italia dan Prancis.

Wanita itu juga menulari tiga orang anggota keluarganya yakni pasien keempat, kelima, dan keenam. Dia itu juga menularkan virus corona kepada warga Kampung Blondo Celong hingga menyebar ke beberapa warga.

Modus Guru Cabuli Santri di Bandung: Ancam Sebar Foto Bugil untuk Berhubungan Intim


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho