Tutup Iklan

Tambah 14 Siswa SMPN 8 Solo Positif Covid-19, Penutupan Diperpanjang?

Jumlah siswa SMPN 8 Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 14 siswa lagi berdasarkan hasil tracing pada 11 kasus sebelumnya.

 Lokal SMPN 8 Solo. (sekolah.data.kemdikbud.go.id)

SOLOPOS.COM - Lokal SMPN 8 Solo. (sekolah.data.kemdikbud.go.id)

Solopos.com, SOLO — Jumlah siswa SMPN 8 Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 14 orang. Dengan demikian total jumlah siswa yang terpapar virus corona di sekolah itu menjadi 25 orang.

Sebelumnya, berdasarkan tes swab acak yang diadakan pada pertengahan Oktober lalu ada 11 siswa yang positif. Dari 11 siswa itu kemudian dilakukan tracing terhadap 310 siswa dan guru pada 18 Oktober.

Hasilnya, Kepala SMPN 8 Solo Triad Suparman menerangkan seluruh guru negatif Covid-19. Sedangkan jumlah siswa yang positif bertambah 14 orang. Mereka tersebar di semua kelas dari kelas VII hingga kelas IX.

“Yang pertama 11 orang kemudian di-tracing tanggal 18 Oktober, hasilnya keluar 22 Oktober. Bapak Ibu guru semuanya negatif, sedangkan siswa ada yang positif,” ujar Triad saat dihubungi Solopos.com, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: UNS Benarkan Jasad Mahasiswanya Diautopsi di RS

Menyusul adanya tambahan jumlah siswa yang positif tersebut, Triad mengatakan sekolah ditutup terhitung mulai 18 Oktober sampai sebulan. Para siswa kembali mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tanpa Gejala

Ditanya apakah ada kemungkinan siswa tertular virus di sekolah mengingat banyaknya jumlah kasus, Triad mengaku tak bisa memastikan. “Fakta bahwa para guru yang setiap hari datang ke sekolah ternyata negatif semua dan malah siswa yang positif, kan bisa saja siswa tertular hari Minggu saat tidak ke sekolah,” ujarnya.

Triad juga mengatakan para siswa yang positif Covid-19 semuanya tanpa gejala. Ia menganggap adanya kasus positif corona di sekolah sebagai hal yang biasa. SMPN 8 Solo kebetulan menjadi salah satu dari 29 sekolah yang ditunjuk untuk tes swab acak untuk mitigasi persebaran Covid-19 pada Oktober lalu.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Solo Dikabarkan Meninggal seusai Diklat, Ini Kata Polisi

“Bulan November nanti juga ada tes acak lagi, tapi di sekolah yang berbeda. Kalau terjadi hal yang seperti itu [hasil tes positif] menurut saya itu hal yang biasa,” katanya.

Sebagaimana diinformasikan, SMPN 8 Solo menjadi salah satu dari tiga sekolah yang ada temuan kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab acak di 29 sekolah sesuai arahan Kementerian Kesehatan pada Oktober ini.

Dua sekolah lainnya yakni SMPN 4 Solo dengan satu kasus dan SMP Nur Hidayah juga satu kasus. Selain tiga SMP itu, kasus Covid-19 juga ditemukan dari tes swab acak di lima SD.


Berita Terkait

Berita Terkini

Festival Payung di Balekambang Solo, Cantik Sekaligus Sarat Makna

Setelah sempat pindah lokasi beberapa kali, festival payung Indonesia (Fespin) kembali digelar di Solo akhir pekan ini.

Angka Covid-19 di Karanganyar Sempat Naik, Prokes Jangan Lengah Lur!

Warga diimbau tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) menyusul adanya kenaikan kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

Hilang, Sepeda Motor Warga Sukoharjo Dijual Si Pencuri di Facebook

Sepeda motor milik Supriyanto, 54, warga Perumahan Pondok Baru Permai, Gentan, Kecamanatan Baki, Sukoharjo digondol maling pada Jumat (3/12/2021).

Alami Kecelakaan Tunggal di Gemolong Sragen, Warga Plupuh Meninggal

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di Dukuh Grogol, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, Minggu (5/12/2021).

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).