TAMAN SATWA TARU JURUG : TSTJ Disulap Jadi Kebun Binatang Terbaik di Indonesia
Masterplan revitalisasi TSTJ. (Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos)

Taman Satwa Taru Jurug akan disulap menjadi kebun binatang terbaik di Indonesia.

Solopos.com, SOLO--Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo akan disulap menjadi kebun binatang terbaik di Indonesia. Revitalisasi akan dikerjakan menyeluruh mulai tahun ini dan rampung di 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Tachrir Fathoni ketika dijumpai wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (11/8/2016).

“Kami menyadari bahwa kebun binatang dibawah Pemda manajemen pengelolaanya kurang optimal dibanding dikelola swasta,” kata dia.

Berdasarkan data jumlah kebun binatang dikelola pemda di Indonesia tercatat ada 10 lokasi, di antaranya di Pemantang Siantar, Medan, Jambi, Bukit Tinggi, Ragunan Ancol, TSTJ Solo, Kebun Binatang Surabaya, Kalimantan Selatan dan Makassar.

Dia mengatakan Pemerintah bersama Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia akan merevitalisasi kebun binatang tersebut. Sebagai pilot project tahapan awal revitalisasi kebun binatang Pemda akan dikerjakan di TSTJ Solo dan Bukit Tinggi. Saat ini, Pemerintah Pusat tengah menyiapkan desain revitalisasi tersebut. Proyek revitalisasi tersebut akan menyulap TSTJ menjadi objek wisata kebun binatang terbaik di Indonesia.

“Kami sedang membuat model agar kebun binatang itu menjadi lebih baik. Proyek awal kita kerjakan di TSTJ dulu baru nanti Bukit Tinggi,” katanya.

Dia mengatakan konsep desain revitalisasi dilakukan secara menyeluruh, meliputi kandang satwa, fasilitas pendukung serta landscape kebun binatang. Penyusunan konsep tersebut melibatkan para ahli kebun bintang di dalam dan luar negeri. “Kebun binatang kita sesuaikan dengan perkembangan kebun binatang modern seperti di luar negeri,” kata dia.

Dia mengatakan perlunya intervensi Pemerintah Pusat dalam merevitalisasi TSTJ. Intervensi dalam bentuk penyiapan konsep hingga mencari investor untuk menggarap revitalisasi tersebut. Nanti, dia berharap Presiden Joko Widodo bisa meninjau langsung proyek revitalisasi kebun binatang TSTJ.

“Kita butuh investor untuk menggarapnya, karena dana yang dibutuhkan sangat besar mencapai ratusan miliar,” katanya.

Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan tengah menyusun grand design revitalisasi TSTJ. Perusda belum lama ini juga telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan PT Tani Nelayan Indonesia selaku investor yang berminat berinvestasi di TSTJ. Bimo mengatakan investor tersebut siap menggelontorkan dana Rp60 miliar untuk revitalisasi TSTJ.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo berharap rencana revitalisasi TSTJ bisa segera direalisasikan. Pemkot telah memberi penyertaan modal untuk TSTJ senilai Rp5 miliar pada APBD 2016.

“Penyertaan modal pada Perusda penting dilakukan untuk pengembangan perusahaan,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho