Kategori: Internasional

Taman Nasional Bwindi Uganda Kebanjiran Bayi Gorila Gunung


Solopos.com/Anandita Marwa Aulia

Solopos.com, KAMPALA –  Bayi-bayi gorila gunung alias Gorilla beringei beringei dikabarkan lahir dalam enam pekan terakhir di Taman Nasional Bwindi, Uganda. Pemimpin Ugandan Wildlife Service (UWS) mengatakan telah mencatat banjirnya angka kelahiran gorila di taman nasional yang merupakan Situs Warisan Dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) tersebut.

Menurut Uganda Wildlife Authority (UWA), lima bayi telah lahir hanya dalam enam pekan di Taman Nasional Bwindi. Taman safari itu terletak di dekat perbatasan barat daya Uganda dengan Republik Demokratik Kongo. “Lima bayi gorila lahir hanya dalam enam minggu dari 22 Juli hingga 31 Agustus,” ungkap Bashir Hangi juru bicara UWA.

Akhir pekan lalu, dua bayi gorila gunung kembali lahir. Kelahiran mereka menambah total kelahiran tahun ini menjadi tujuh. Sebagai perbandingan, tahun lalu hanya tiga bayi yang berhasil dilahirkan di Taman Nasional Bwindi itu.

Demi Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso Gali Sumur

Sebagaimana dikutip Solopos.com dari laman CNN, Pemerintah Uganda rata-rata hanya mencatat satu atau dua kelahiran dalam setahun. Namun, kali ini, aparat lingkungan hidup setempat bisa membantu hingga tujuh kelahiran gorila gunung.

Buah Upaya Konservasi

Namun, UWA meyakini beragam upaya yang dilakukan, seperti upaya konservasi, patroli anti-perburuan liar, tim dokter yang selalu siaga, dan pemantauan 24/7 terhadap gorila telah membuahkan hasil. "Kelahiran gorila gunung baru adalah suatu keberhasilan upaya konservasi di Uganda," kata Direktur Eksekutif UWA, Sam Mwandha.

Ia juga mengatakan bahwa peningkatan pengamanan kawasan lindung membuat populasi gorila gunung semakin meningkat. "Dengan peningkatan integritas kawasan lindung, telah terjadi peningkatan umum populasi satwa liar di Uganda," ujar Sam Mwandha.

Bandung Bondowoso Marah ke Prabu Baka, Mengapa?

Peningkatan jumlah populasi baru-baru ini membuat gorila gunung dikeluarkan dari daftar merah International Union for the Conservation of Nature yang terancam punah pada tahun 2018. Tetapi, organisasi tersebut masih mengklasifikasikan mereka sebagai spesies yang terancam punah.

Sebagaimana dikutip dari BBC, gorila gunung merupakan spesies yang terancam punah dengan populasi lebih dari 1.000 ekor. Keberhasilan konservasi memberi harapan baru bagi perkembangbiakan gorila gunung.

Selain di Bwindi Impenetrable National Park, satwa itu juga dapat ditemukan di jaringan taman di pegunungan Virunga Massif. Taman nasional itu melintasi perbatasan tiga negara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Soloraya Raya

Share
Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono