Taman Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Melegenda di Kaki Merapi

Taman Irung Petruk Boyolali melegenda karena jalanan yang beliku mirip hidung Petruk dan jadi spot selfie wisatawan.

Kamis, 29 September 2022 - 13:57 WIB Editor: Ika Yuniati | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Para pengemudi kendaraan dan warga terlihat berada di Tanjakan Irung Petruk Boyolali, Minggu (22/5/2022) siang.(Solopos/Ni’matul Faizah).

Solopos.com, BOYOLALI —  Taman Irung Petruk  Boyolali merupakan salah satu spot selfie di kaki Merapi yang cukup melegenda di Kabupaten Boyolali. 

Bagi yang sering melintas di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) pasti tidak asing dengan patung Petruk ini. Lokasinya berada di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Boyolali.

Disebut Irung Petruk karena situasi jalannya berkelok menyerupai hidung tokoh wayang yakni Petruk. Tokoh Petruk kemudian diabadikan dalam sebuah patung di sekitar Desa genting hingga dibuatkan Taman Irung Petruk.

Itu yang membuat warga menamai kawasan tersebut sebagai lokasi Irung Petruk Boyolali atau Taman Irung Petruk Boyolali

Kawasan Irung Petruk Boyolali sering dijadikan tempat nongkrong bagi muda-mudi atau tempat beristirahat para pelancong yang melintas di jalur alternatif Boyolali-Magelang.

Baca juga: Berburu Spot Sunrise Dekat Merapi dari Tikungan Irung Petruk Boyolali

Lokasi ini berada di ketinggian lereng Gunung Merapi sehingga menyajikan pemandangan lepas yang indah ke arah Solo dan sekitarnya.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, seringkali, pengunjung mengabadikan perjalanan mereka dengan memotret patung Petruk sebagai latar depan atau latar belakang swafoto mereka.

Sayangnya, lokasi berfoto ini cukup terbatas karena terhalang tebing setinggi sekitar 3 meter di salah satu sisi jalan, sehingga mereka hanya bisa mengambil sisi jalan lainnya.

Tapi sekarang mereka sudah punya titik foto baru untuk memotret patung Petruk dan pemandangannya, yakni dari taman yang kini dibangun di tebing sisi atas patung Petruk.

Dari taman bernama Taman Irung Petruk di Boyolali ini, pengunjung dapat mengambil foto dari sisi yang lebih beragam.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Irung Petruk Boyolali Dipagari

Dilansir dari https://visitjawatengah.jatengprov.go.id, Taman Irung Petruk sangat digandrungi masyarakat guna mencari hiburan dengan melihat pemadangan alam.

Taman Irung Petruk buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.00 WIB. Tak hanya menawarkan keindahan bagi pemburu matahari terbit, tetapi juga pemadangan lampu-lampu bergemerlapan pada malam hari.

Pengunjung yang ingin memasuki area Taman Irung Petruk Boyolali cukup merogoh kocek Rp. 5.000 setiap orang disertai biaya parkir Rp. 2.000 untuk Sepeda Motor dan Rp. 5.000 untuk Mobil.

Selain harga tiketnya yang terjangkau, rute dari pusat kota Boyolali menuju Taman Irung Petruk juga mudah hanya 10-13 km dari pusat kota Boyolali dengan jalan beraspal yang mulus tanpa hambatan.

Tidak mengherankan jika hampir setiap hari Taman Irung Petruk selalu ramai pengunjung.

Baca juga: BENCANA BOYOLALI : Irung Petruk Longsor, Jalur Selo-Borobudur Tersendat

Bahkan saat akhir pekan disarankan menggunakan kendaraan bermotor saja mengingat keterbatasan tempat parkir dan padatnya wisatawan yang berbondong-bodong membawa keluarga.

Masih berada di kompleks Taman Irung Petruk Boyolali, berdasarkan Visitjawatengah.jatengprov.go.id, ada beberapa kuliner yang layak dicoba. Di antaranya soto segar khas Boyolali yang disantap di antara pemandangan hijau Lereng Merapi.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Nikahan Kaesang: Terima 45 Request Parkir Jet Pribadi, Begini Persiapan BIAS 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Syiar Kedamaian, Komunitas Ini Bagikan Ratusan Kaus dan Bunga di Solo Baru 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Selamat! Gerakan Literasi Sukoharjo Tembus Top 45 Kompetisi Inovasi Nasional 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Di Dayu Karanganyar, Jejak Sungai Besar Purba Ditemukan 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sejumlah Plafon Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Jebol, Perbaikan Dianggarkan 2023 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Buruh Sukoharjo Minta Para Pengusaha Jalankan Struktur Skala Upah 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Profil Taufik M Widodo, MC Acara Ngunduh Mantu Nikahan Kaesang-Erina di Solo 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pengumuman! Pilkades Serentak 67 Desa di Klaten Paling Cepat Digelar Juli 2023 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Arus Lalu Lintas Solo akan Dipantau Drone Polri saat Nikahan Kaesang-Erina 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Ada Alpukat Jumbo di Lereng Merapi Klaten, Harganya Sempat Tembus Rp40.000/Kg 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Akhirnya, BLT Sapu Jagat Karanganyar Tahap I Rp1,353 Miliar Cair 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sah! Pasangan Penghayat Kepercayaan Ini Resmi Menikah di Jatisrono Wonogiri 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Bocah Balita Telantar di Sragen Dapat Tawaran Bantuan Operasi Bibir Sumbing 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pemkab Sragen Kini Punya Aplikasi yang Bisa Awasi Hibah untuk Tempat Ibadah 5 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Dijual Rp9.500/Kg, 3,5 Ton Beras di Pasar Murah Tasikmadu Ludes dalam 1 Jam 5 jam yang lalu