TAMAN DIRGANTARA KARANGANYAR : Begini Pesawat Boeing 737-300 Tempuh Jalur Darat Jakarta-Tasikmadu
Warga menyaksikan kedatangan pesawat terbang bekas Batavia Air, Boeing 737-300 di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu (24/6/2015) sore. (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)

Taman Dirgantara Karanganyar mempercantik diri oleh kehadiran pesawat Boeing 737-300

Solopos.com, KARANGANYAR— Pesawat Boeing 737-300 yang dipesan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk dipajang di Taman Wisata Edukasi Dirgantara akhirnya datang juga, Rabu (24/6/2015) sore.

Pesawat Boeing 737-300 dibawa menggunakan truk kontainer tiba di Karanganyar, Rabu (24/6/2015). (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)
Pesawat Boeing 737-300 dibawa menggunakan truk kontainer tiba di Karanganyar, Rabu (24/6/2015). (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)

Pesawat diangkut menggunakan tiga truk kontainer dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Jakarta menuju Gaum, Tasikmadu, Karanganyar.

Kedatangan pesawat itu pun sempat menyita perhatian masyarakat. Bahkan sebelum iring-iringan truk pengangkut pesawat itu tiba di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, puluhan orang sudah tampak berkumpul di sekitar taman, menunggu kedatangan pesawat.

Ukuran pesawat yang cukup besar menjadikan truk tidak bisa berjalan lancar. Beberapa kali harus berhenti. Terutama saat melintasi jalan ramai.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPk) pembangunan Taman Wisata Edukasi Dirgantara dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Purwono, pesawat diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng pada Minggu (21/6/2015) malam.

“Ada petugas kami yang dikirim untuk memastikan keberangkatan pesawat itu,” kata dia saat ditemui wartawan di lokasi Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu.

Warga menyaksikan kedatangan pesawat terbang bekas Batavia Air, Boeing 737-300 di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu (24/6/2015) sore. (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)
Warga menyaksikan kedatangan pesawat terbang bekas Batavia Air, Boeing 737-300 di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu (24/6/2015) sore. (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)

Seperti diketahui, kedatangan pesawat tersebut telah ditunggu-tunggu sejak awal Mei lalu. Kontrak pengadaan barang itu pun sebenarnya telah habis sejak 10 Juni lalu, namun pesawat tidak kunjung datang.

Pesawat baru diberangkatkan oleh rekanan penyedia jasa, CV Gema Putra Persada, setelah masa kontrak berakhir. “Saat ini rekanan masih bisa melanjutkan tugasnya tapi dengan sistem denda,” kata dia.

Di sisi lain, Direktur CV Gema Putra Persada, Saripudin, mengatakan saat ini pihaknya masih fokus pada penyediaan pesawat terbang. “Kami kirimkan peswat dulu, dan akan segera kami rakit. Sedangkan untuk helikopter nanti menyusul setelah pesawatnya selesai,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Minggu (21/6/2015).

Warga menyaksikan kedatangan pesawat terbang bekas Batavia Air, Boeing 737-300 di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu (24/6/2015) sore. (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)
Warga menyaksikan kedatangan pesawat terbang bekas Batavia Air, Boeing 737-300 di Taman Wisata Edukasi Dirgantara, Rabu (24/6/2015) sore. (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)

Dia mengatakan perakitan pesawat terbang tersebut tidak akan memakan waktu lama. Dia memperkirakan pada tiga hingga lima hari ke depan perakitan pesawat sudah selesai dilakukan.

Pesawat bekas dari maskapai Batavia Air tersebut tiba di Taman Wisata Edukasi Dirgantara pada Rabu pukul 16.30 WIB. Menurut rencana pesawat akan dimasukkan ke lokasi taman melalui tembok sisi barat yang sudah dijebol sebelumnya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom