Talut Jembatan Jati Sragen Growong Karena Tergerus Arus Sungai

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SRAGEN — Talut jembatan penghubung antardesa yang melintang di atas anak Sungai Grompol wilayah perbatasan Dukuh Masaran Kulon dan Dukuh/Desa Jati, Masaran, Sragen, kondisinya memprihatinkan.

Tanah di sekitar talut tersebut growong karena tergerus arus sungai dan dikhawatirkan bisa berdampak pada bangunan jembatan. Gerusan air sungai itu terjadi sejak setahun lalu.

Arus air juga mengikis tebing sungai di sekitar jembatan tersebut. Warga setempat menyebut jembatan itu sebagai Jembatan Mbah Bloho Jamu karena lokasinya berdekatan dengan rumah almarhum Mbah Bloho Jamu.

Seorang warga di lingkungan RT 003, Dukuh Masaran Kulon, Nanik, 64, mengatakan longsornya tanah di sekitar talut jembatan yang paling parah terjadi sejak musim hujan tahun ini.

Dia mengatakan air sungai yang mengikis tanah di dalam talut sisi timur dan sisi barat. Dia mengaku berusaha menimbun lubang bekas gerusan air sungai itu dengan material seadanya tetapi tidak berpengaruh.

“Gerusan air di sisi timur ini kalau dibiarkan bisa menggerus tanah saya. Rumah saya hanya berjarak sekitar 5 meter dari sungai. Kalau gerusan arus air di talut sisi barat jembatan hanya kebun kosong, walaupun tetap berbahaya,” ujar dia.

Menurut Nanik, tanah di sekitar talut itu jadi labil sebagai dampak pembangunan jalan tol, yakni ketika memasang paku bumi. Getaran pemasan paku bumi itu yang menggoyahkan tanah sekitar. “Tembok rumah saya saja sampai retak,” imbuh Nanik.

Nanik melihat tumpukan batu di sebelah barat jembatan itu digunakan untuk mengatasi erosi sungai. Nanik tidak mengetahui batu-batu itu berasal dari mana.

Selain itu, Nanik juga mendengar ada rencana pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) di sebelah barat jembatan atau sebelah timur underpass Desa Jati dengan dana ratusan juta rupiah.

“Saya mendengar hal itu saat rapat rukun tetangga di lingkungan saya. Selebihnya saya tidak tahu,” ujarnya.

Ketua RT 022, Dukuh/Desa Jati, Masaran, Sragen, Suratman, saat ditemui Solopos.com secara terpisah juga menyampaikan hal senada tentang kondisi talut jembatan yang mengkhawatirkan bisa berdampak negatif terhadap jembatan.

Dia mengatakan jalur tersebut merupakan jalur antardesa yang menghubungkan Desa Jati ke Desa Sidodadi dan desa lainnya. “Material batu di barat jembatan itu memang untuk antisipasi talut yang growong. Batu itu merupakan bantuan dari Pak Sekretaris Desa Jati. Seperti itu hanya sementara saja. Solusi permanennya butuh dana besar,” ujarnya.

Suratman juga mendengar adanya rencana pembangunan TPS di sebelah barat jembatan. Dia sudah berembuk dengan warga RT 022 dan bersepakat untuk menolak pembangunan TPS itu karena dampak lingkungannya bisa menganggu warga sekitar.

“Debu jalan tol saja sudah menganggu apalagi ditambah dengan adanya TPS,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Unik, 200 Santri Ponpes Ini Menyatu dengan Alam dan Memelihara Hutan

Salah satu alasan pemilihan ponpes itu di tengah kawasan hutan yakni menyelaraskan diri dengan alam.

PSG Menang Dramatis atas Lyon, Messi Belum Bertaji

Gol Mauro Icardi mengantarkan Paris Saint-Germain memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Olympique Lyon.

Teka-Teki Pria Meninggal Saat Live TikTok di Jatinegara

Polisi enggan menyimpulkan apakah minuman keras dan obat-obatan tersebut ada kaitannya dengan peristiwa kematian korban.

PM Spanyol Tunda ke Acara PBB Gara-Gara Gunung Meletus

Kepala wilayah Canaries, Angel Victor Torres, menyebut wilayah di Gunung Cumbre Vieja sangat jarang ditinggali penduduk.

Chelsea ke Puncak Klasemen Seusai Bekuk Tottenham, Tuchel Girang

Chelsea bermain apik sangat menundukkan Tottenham Hotspur 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di London.

Satpol PP Sukoharjo Gencar Patroli Prokes Selama PPKM Level 3, Begini Hasilnya

Petugas Satpol PP Sukoharjo tetap gencar melakukan patroli protokol kesehatan atau prokes di berbagai penjuru wilayah selama PPKM level 3.

PDIP Sragen Sumbang 10.000 Vaksin Covid-19 untuk Warga, Bupati Ikut Nyuntik

DPC PDIP Sragen menyumbang 10.000 dosis vaksin Covid-19 untuk masyarakat yang didanai dari semua anggota FPDIP di DPRD.

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Rumah Dibongkar, Seratusan Warga 4 RW di Semanggi Solo Dapat Bantuan Rp5 Juta

Seratusan warga empat RW di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang rumahnya dibongkar mendapatkan bantuan Rp5 juta.

Irjen Napoleon Disebut Lumuri Tubuh Muhammad Kece dengan Kotoran

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Wow, Desa Tawangsari Boyolali Jadi Rujukan Studi Banding

Skala prioritas utama program pembangunan Desa Tawangsari berdasarkan kehendak rakyat.

Bantu Luluskan PKH, Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar Dapat Tambahan Modal Rp20 Juta

Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar yang beranggotakan para penerima bantuan PKH mendapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

1.954 Peserta Perebutkan 235 Formasi di Seleksi CPNS Salatiga

Sebelum menggelar tes, panitia menggelar simulasi untuk memastikan kesiapan panitia dalam menghadapi ribuan peserta.

Operasi Patuh Candi Boyolali Dimulai Senin, Pelanggar Prokes dan Lalu Lintas Jadi Sasaran

Polres Boyolali siap menggeber Operasi Patuh Candi 2021 dengan sasaran pelanggaran protokol kesehatan dan aturan lalu lintas.

Hasil Liga 1 2021-2022: Tundukkan Arema Malang 2-1, PSS Sleman Raih Poin Penuh

Arema Malang unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Johan Ahmad Alfarizi menit ke 35

Ladies, Begini Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat

Ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba supaya payudara tetap kencang dan sehat.