Talut Jalan Tol di Banyudono Boyolali Longsor
Petugas PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mengamati lokasi talut jalan tol yang longsor di Desa Tanjungsari, Banyudono, Boyolali, Rabu (26/12/2018). (Istimewa/Irvani)

Solopos.com, BOYOLALI -- Talut jalan tol ruas Salatiga-Boyolali di kilometer 489 Desa Tanjungsari, Banyudono, Boyolali, longsor. Bencana tersebut tidak mengakibatkan gangguan arus lalu lintas pada musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Talut penopang jalan setinggi sekitar 1,5 meter tersebut longsor sepanjang sekitar 20 meter. Longsor juga tidak merusak bangunan jalan tol.

Tidak diketahui secara pasti waktu kejadiannya, namun diperkirakan terjadi dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

Pengendali Lapangan Seksi C, D, F pada pembangunan jalan tol sesi III PT Jasamarga Solo Ngawi atau JSN (sebelumnya bernama PT Solo Ngawi Jaya atau SNJ) Ngadino memperkirakan longsor tersebut disebabkan erosi air hujan yang masuk ke dalam celah di dekat talut. Air kemudian menggerus dan membawa material talut.

“Kemungkinan karena hujan deras kemudian ada gerusan sehingga menyebabkan longsor itu,” ujarnya saat dimintai konfirmasi melalui telepon, Rabu (26/12/2018).

Saat longsor, tidak ada pekerja di lokasi karena ada perintah dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) agar tidak ada pekerjaan di ruas jalan tol terkait meningkatnya arus lalu lintas pada musim liburan.

Meski demikian, longsor tidak menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Kendaraan dari arah Semarang menuju arah Solo tetap bisa melintas di jalan bebas hambatan tersebut.

Menurutnya, terkait longsor itu dia berkordinasi dengan PT Wijaya Karya (Wika) selaku pelaksana untuk perbaikan. “Hari ini [kemarin] kami langsung lakukan perbaikan,” lanjutnya.

Perbaikan Diawali dengan pemasangan rambu dan rubber cone sebagai pengaman agar pengguna jalan lebih berhati-hati melintas di lokasi tersebut. Perbaikan juga akan menggunakan alat berat agar pekerjaan cepat selesai.

“Kami juga akan mendatangkan alat dulu supaya perbaikan lebih cepat karena kalau manual nanti akan lama. Kami juga sudah perintahkan untuk suplai material ke lokasi,” imbuhnya.

Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom