Takut Covid-19, Siti Fadilah Supari Tak Mau Kembali ke Rutan
Mantan Menkes Siti Fadilah Supari. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Solopos.com, JAKARTA — Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari minta tidak dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu agar tidak terjangkit virus corona atau Covid-19. Dia ingin tetap di RSPAD Gatot Subroto karena sudah ada kasus Covid-19 di rutan tersebut.

Kuasa hukum Siti Fadilah, Achmad Cholidin, mengatakan Rutan Pondok Bambu tempat Siti menjalani hukuman sudah jadi zona merah penyebaran Covid-19. Bahkan Achmad mengaku mendapat kabar salah satu warga binaan rutan tersebut meninggal dunia akibat terjangkit Covid-19.

Awas! Lonjakan Arus Balik dari Bandara Adi Soemarmo Solo Usai Idulfitri

“Kami telah menulis surat permohonan kepada Pak Menteri Hukum dan HAM. Agar memindahkan Ibu Siti Fadilah Supari dari tahanan rutan ke tahanan rumah, untuk menghindari pandemi Covid-19 yang terjadi di Rutan Pondok Bambu,” tuturnya.

“Informasi yang kami terima sudah 50 orang lebih terjangkit dan positif Covid-19. Dan bahkan sehari setelahnya juga dilakukan tes swab untuk para PDP dan hasilnya positif Covid-19,” kata dia kepada Bisnis, Jumat (22/5/2020).

OTT “Receh” Rektor UNJ Dianggap Tak Berkelas, Ini Pembelaan KPK

Menurutnya, jika kliennya dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu, hal itu menjadi tidak aman. Tidak ada jaminan dari rutan bahwa Siti Fadilah Supari bisa aman dari wabah virus corona di Rutan Pondok Bambu.

Dia berharap Kepala Rutan Pondok Bambu dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly bisa mempertimbangkan alasan kliennya. Siti Fadilah Supari yang sudah berusia lanjut bisa jadi berisiko jika dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu yang sudah diwarnai kasus Covid-19.

OTT Rektor UNJ Dinilai Receh, KPK Dianggap Hanya Cari Sensasi

“Jika kembali lagi ke penempatan ibu yaitu Rutan Pondok Bambu. Apakah ada jaminan dari pihak rutan bahwa Ibu Siti Fadillah tidak akan terkena Covid-19 di dalam zona merah Covid-19 di dalam Rutan,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho