Tutup Iklan
Taksi yang dikabarkan menerobos kawasan CFD di Jl. Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (14/10/2019). (Facebook-Dhony Leonardo Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Kawasan car free day (CFD) memang sudah sepatutnya bebas dari kendaraan bermotor apa pun jenisnya. Meski begitu, kawasan CFD di Jl. Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (14/10/2019), terusik dengan kehadiran taksi yang nekat menerobos kawasan CFD.

Kejadian itu kini tengah ramai dibicarakan warganet di grup Facebook Info Cegatan Solo setelah fotonya diunggah pengguna akun Facebook Dhony Leonardo Prakoso, Minggu (14/10/2019) pagi.

"Ada mobil nerobos tengah jalan pada saat car free day. Mohon hati-hati tau hari dan waktu pak sopir. Posisi depan Hotel Aston," tulis si pengunggah foto.

Berdasarkan foto yang diunggah, taksi yang nekat menerobos kawasan CFD di Solo itu sudah diberhentikan petugas dinas perhubungan. Meski demikian, aksi nekat sopir taksi terlanjur memicu emosi warganet.

Mereka lantas mencibir sopir taksi yang dianggap nekat menerobos kawasan CFD demi menunaikan pekerjaannya. "Sopir e ngeyelan kui, Jano taksi ngunuh kui wes paham tur mudeng [Sopirnya itu tak mau kalah. Sebenarnya mereka sudah tahu dan memahami peraturan]," ungkap pengguna akun Facebook Alam Sunarto Basuki.

"Sopir taksi pas ngoyak orderan sangar numpak e. Atase bangjo lampu merah ae jik diklakson i kon minggir [Sopir taksi jika kejar setoran pasti ugal-ugalan. Di lampu merah saja nekat menyalakan klakson agar yang lain menepi]," tulis pengguna akun Facebook Jahe Gepuk.

Terlepas dari cibiran itu, sebagian warganet meminta kejadian di CFD yang kemudian viral itu bisa dijadikan pelajaran bagi pengguna jalan lain. Mereka berharap kawasan CFD Solo setiap Minggu mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB benar-benar bersih dari kendaran bermotor.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten