Tutup Iklan

Tak Tahan Bau Limbah, Warga Ngipang Solo Jual Rumah

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Bau limbah Kali Pleret di Kampung Ngipang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, membuat warga sekitar tak betah. Beberapa dari mereka bahkan sudah ada yang menawarkan rumahnya untuk dijual saking tidak tahannya dengan bau busuk limbah.

Salah seorang warga tersebut, Akhmad Saifudin, warga RT 008/RW 028, Ngipang, Kadipiro, mengaku sejak beberapa pekan terakhir menawarkan rumahnya yang hanya berjarak 10 meter dari Bendung Sungai Pleret kepada kenalan dan koleganya.

“Iya, sudah saya tawarkan untuk dibeli tapi belum ada yang mau,” aku dia Bau limbah Kali Pleret di Kampung Ngipang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, membuat warga sekitar tak betah. Beberapa dari mereka bahkan sudah ada yang menawarkan rumahnya untuk dijual saking tidak tahannya dengan bau busuk limbahsaat ditemui Solopos.com di rumahnya belum lama ini.

Akhmad dan keluarganya sudah tidak betah mencium bau limbah yang mencemari Sungai Pleret. Dia berencana pindah ke wilayah Karanganyar bila rumahnya sudah terjual.

Kebetulan tempat tinggalnya saat ini cukup dekat dengan wilayah Karanganyar. Bagi dia dan keluarganya, hidup sehat tanpa bau limbah lebih penting.

“Sebenarnya saya dan beberapa warga sudah mengadukan masalah pencemaran limbah ini ke dinas terkait. Bahkan sudah ada yang mengambil sampel air sungai dan legislator DPRD Solo sudah pernah melakukan sidak,” imbuh dia.

Namun lantaran sumber bau tidak enak diduga kuat berasal dari wilayah Boyolali dan Karanganyar, upaya penyelesaian masalah tak kunjung mencapai titik temu. Akibatnya warga dekat sungai yang menjadi korban.

Pantauan Solopos.com, saking geramnya dengan perilaku membuang limbah kotoran babi ke sungai, warga Ngipang memasang MMT peringatan di pinggir Sungai Pleret. MMT itu bertuliskan seruan agar tidak membuang limbah sembarangan.

Terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Janjang Sumaryono Aji, saat dimintai tanggapan Solopos.com, mengatakan persoalan serupa terjadi di Kali Jenes yang membuat warga Pajang, Laweyan, sangat terganggu bau tidak sedap.

Namun setelah dilakukan pendekatan antarwilayah, persoalan tersebut bisa diselesaikan. “Sumber masalah dari Sukoharjo. Tapi akhirnya mereka sudah mengubah IPAL nya. Mungkin yang di Ngipang permasalahannya sama,” kata dia.

Politikus PDIP tersebut meminta warga bersabar menunggu upaya penyelesaian yang sedang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo. Penyelesaian masalah yang melibatkan dua kabupaten/kota tidak bisa instan.

“Yang bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat menurut saya Gubernur. Dinas kirim surat kepada Gubernur agar difasilitasi untuk penyelesaian masalah. Bila ada campur tangan Gubernur bisa cepat selesai,” sambung dia.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba

Flavio Beck Balik Kucing ke PSIS Semarang

PSIS Semarang kembali mendatangkan gelandang asal Brasil, Flavio Beck Jr, pada bursa transfer pemain tengah musim Liga 1 musim 2021-2022.