Unggahan di akun Instagram @aryawedakarna yang menunjukkan dua turis asal Ceko di sebuah pura di Ubud, Bali.

Solopos.com, GIANYAR — Belakangan hari ini, beredar video viral dua turis asal Ceko yang melakukan aksi tak terpuji di Pura Kawasan Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali. Video itu diunggah di akun Instagram milik salah satu turis, @sabina_dolezalova_ifbb.

Pada video yang beredar, tampak wanita membuka rok pendeknya dan menungging di dekat sumber air pura. Seorang turis pria kemudian menyiramkan air ke arah pantat si wanita.

Tak pelak video viral itu memicu kegeraman dari salah satu anggota DPR, Shri Gusti Arya Wedakarna III. Ia kemudian mengunggah ulang video itu ke akun Instagramnya, @aryawedakarna.

Setelah bertemu dengan dua turis tersebut, Senin (12/8/2019), Arya menjelaskan dua turis tersebut mengaku tak memiliki agama sehingga tak mengetahui jika Pura Kawasan Monkey Forest Ubud adalah tempat suci. "Mereka telah meminta maaf kehadapan pejabat terkait dan termasuk mereka menjelaskan ketidaktahuan tentang tradisi karena mereka mengakui sebagai orang yang tidak memiliki agama," tulis Arya.

Sesuai kesepakatan pengurus desa adat setempat, kedua turis itu lantas diminta mengikuti rangkaian upacara adat Mecaru lan Guru Piduka, Kamis (15/8/2019). Mereka juga diminta membantu biaya upacara.

Meski sempat geram atas video viral itu, Arya mempersilakan kedua turis asal Ceko tersebut tinggal di Bali hingga 7 September 2019 sesuai dengan batas visa yang mereka miliki. "Kemungkinan kasus dilanjutkan sesuai UU ITE, UU Imigrasi, dan UU Hukum Pidana," tandas Arya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten