Peserta mudik gratis yang tak memiliki tiket balik protes kepada petugas Kemenhub di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Rabu (20/6/2018) siang. (Solopos-Irawan Sapto Adhi)

Solopos.com, SOLO -- Sebagian peserta program http://news.solopos.com/read/20180620/489/923173/peserta-mudik-gratis-kemenhub-merasa-di-php">Mudik Gratis  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang tak memiliki tiket balik Lebaran akhirnya bisa bernapas lega setelah mendapat kepastian bisa ikut kembali ke Jakarta dari Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, dengan fasilitas bus gratis.

Seorang peserta Mudik Gratis asal Sukoharjo, Sismanto, mengaku telah menerima persetujuan dari panitia penyelenggara atau event organizer (EO) Mudik Gratis dirinya bisa ikut menumpang bus Mudik Gratis dari Solo menuju Jakarta tanpa harus menunjukkan tiket balik.

Dia bercerita izin tersebut dia peroleh dengan cara yang tidak mudah. Sismanto mengaku harus bolak balik ke Terminal Tirtonadi hingga empat kali, yakni tiga kali dilakukan pada Rabu (20/6/2018) dan sekali pada Kamis (21/6/2018) hingga akhirnya mendapat kuota tempat duduk.

“Kemarin [Rabu] saya sampai bolak balik tiga kali ke Terminal [Tirtonadi] untuk menanyakan kepastian bisa berangkat atau tidak. Tapi panitia belum bisa menjawab hingga akhirnya saya diminta datang lagi hari ini [Kamis]. Ya saya bersyukur setelah menunggu beberapa jam hari ini akhirya dikasih tahu panitia kalau masih ada kuota. Jadi saya bisa ikut berangkat ke Jakarta,” kata Sismanto saat diwawancarai Solopos.com, Kamis sore.

Sismanto tidak mengetahui nasib para peserta http://news.solopos.com/read/20180620/496/923271/pepernusa-pendaftaran-mudik-gratis-kemenhub-terlalu-ribet">Mudik Gratis lain yang tak memiliki tiket balik. Berdasarkan informasi yang dia peroleh di Terminal Tirtonadi, hanya sebagian peserta Mudik Gratis tanpa tiket balik yang akhirnya tetap diakomodasi bisa ikut perjalanan menuju ke Jakarta.

Panitia penyelenggara Mudik Gratis hanya mengakomodasi peserta Mudik Gratis dengan jumlah yang disesuaikan kuota yang tersisa. Maksud dari kuota yang tersisa yakni jumlah kursi bus yang kosong karena memang belum atau batal dipakai peserta Mudik Gratis bertiket balik.

Sementara itu saat dihubungi Solopos.com, seorang peserta Mudik Gratis asal Klego, Boyolali, Sudarno, 50, kaget ketika diberi tahu ada pemudik lain yang sama-sama tak memiliki tiket balik tetap diakomodasi bisa ikut perjalanan balik menuju Jakarta dari Solo. Dia kecewa dengan sikap panita penyelenggara Mudik Gratis yang tak segera memberi kepastian kepada para peserta Mudik Gratis saat mendatangi Terminal Tirtonadi pada Rabu pagi hingga sore.

Sudarno berharap masih ada kursi bus http://soloraya.solopos.com/read/20180503/495/913883/ikuti-program-mudik-gratis-wonogiri-hemat-rp400.000orang">Mudik Gratis untuk dirinya dan satu lagi untuk kerabatnya. “Kemarin [Rabu] terakhir saya tanya ke petugas, katanya tidak ada lagi kuota. Kok ini ada yang bisa ikut? Kalau begitu, saya juga mohon kepada bapak ibu pejabat bisa diikutkan juga masuk bus ke Jakarta. Saya sekarang pegang uang mepet. Kalau buat beli tiket bus mandiri jelas terasa sekali. Katanya dulu tiket balik bisa diurus di Solo, tapi ini tidak bisa. Saya mohon bantuannya. Saya sudah tiga kali ini ikut mudik Gratis. Baru kali ini bermasalah,” jelas Sudarno.

Koordinator Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Sutriyanto, sebelumnya menduga sejumlah peserta Mudik Gratis tak mengantongi tiket balik kemungkinan besar karena melakukan kesalahan saat proses pendaftaran. Mereka kemungkinan tak mengeklik pilihan untuk mendapat tiket balik Lebaran atau hanya memilih opsi perjalanan mudik Lebaran.

Dengan demikian, mereka tidak terdaftar sebagai peserta mudik gratis untuk perjalanan balik dari Solo ke Jakarta. Dia menyebut nyatanya ada banyak peserta Mudik Gratis yang langsung menerima tiket mudik dan balik Lebaran saat melakukan verifiksi di Jakarta setelah mereka mengklik dua pilihan untuk arus mudik dan balik Lebaran.

“Sementara mereka yang ingin balik tapi tidak punya tiket kami carikan dulu solusinya. Siapa tahu ada kursi kosong yang bisa digunakan oleh mereka atau tidak menutup kemungkinan ada armada tambahan. Semua sedang diupayakan,” kata Joko, Rabu sore.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten