Tak Punya Biaya Perawatan, Gadis Depresi Ini Dikurung di Kandang
Bebe, Gadis 29 tahun dikurung keluarganya karena depresi psikotik. (Daily Mail)

Solopos.com, MANILA — Bebe, seorang wanita muda dikurung di dalam kandang selama lima tahun terakhir oleh keluarganya karena menderita depresi psikotik. Keluarga membangun kandang tersebut karen tidak mampu membayar perawatan untuk berobat Bebe.

Wanita Ini Coba Kirim Sabu-Sabu ke LP Semarang, Tertangkap Dah

Melansir Dailymail, Senin (18/1/2021) Bebe tinggal bersama keluarganya di Filipina dan bekerja di toko lokal sambil mengejar impiannya menjadi model professional, sebelum dirinya didiagnosis menderita depresi psikotik pada 2014.

Kondisi tersebut membuat dirinya menderita halusinasi dan dirawat di unit psikiatri di sebuah rumah sakit di provinsi Negros Occidental. Bebe berangsur-angsur membaik setelah setahun perawatan dan dokter optimis dengan kondisinya.

Gadis 29 tahun itu diizinkan kembali ke rumah tetapi keadaan berubah menjadi lebih buruk, ketika ayahnya jatuh sakit pada 2015. Ini membuat keluarganya tidak lagi mampu membayar biaya obat medis Bebe. Tanpa obat dan perawatan, depresi dan halusinasi Bebe kembali.

Seorang Diri, Sunardi Singkirkan Sampah yang Menyumbat Jembatan Kedungwaduk Sragen

Glyzel Bullos, seorang teman keluarga mengatakan adakalanya Bebe menjadi begitu kejam hingga keluarganya terpaksa menguncinya, demi keselamatannya sendiri. “Kadang-kadang Bebe akan melempar barang ke tetangga, atau berkeliaran di luar rumah dan mulai naik bus,” kata Glyzel.

Dibuatkan Kandang

Suatu kali keluarganya mencari dia dan menemukannya seminggu kemudian di Provinsi Cebu, ketika polisi menghubungi mereka. Untuk mencegah Bebe berkeliaran, keluarganya membangun kandang kecil di dalam rumah.

Dengan pakaian compang camping, Bebe melewati makanannya melalui jeruji sel. Bebe terlihat memakai gaunnya sampai compang-camping. Sehingga keluarganya memutuskan mendandaninya dengan karung, karena dia tidak suka memakannya.

Uang Rp70 Juta Ikut Hangus, Ini Dugaan Penyebab Kebakaran Toko Kelontong Jajar Solo

“Keluarganya mengurungnya agar dia tidak melukai dirinya sendiri, dan bukan karena mereka tidak mencintainya,” jelas Glyzel.

Dalam video yang beredar, Bebe bersandar di dinding di dalam kandang melesat pergi setelah melihat kamera. Dia berdiri dipojok sel dengan punggung menghadap kamera. Dalam video tersebut Bebe tampak mengutak atik pintu sel dan berbicara dengan pelan kepada orang yang merekamnya.

“Kuharap ada orang yang bisa membantu kita membawa Bebe kembali ke dirinya yang dulu,” pungkas Glyzel.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom