Tak Pakai Masker, 400-an Pengendara dari Jogja Dipaksa Putar Balik di Klaten
Anggota polisi menghentikan laju kendaraan roda empat berpelat nomor dari Jabodetabek di Prambanan, Klaten, Jumat (8/5/2020). (Espos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Sebanyak 400-an pengendara dari Jogja dipaksa putar balik oleh Tim Gabungan Pos Pengamanan Peduli Covid-19 di Prambanan, Klaten. Para pengendara yang diminta putar balik itu terdiri atas pemudik dan pengendara yang tidak mengenakan masker.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, tim gabungan yang berjaga di Pos Prambanan berasal dari anggota Polri, prajurit TNI, Linmas, dan beberapa elemen masyarakat di Kabupaten Bersinar. Tim gabungan melakukan patroli secara acak setiap harinya guna memantau arus pemudik di perbatasan Klaten-Jogja.

Penyekatan jalan tersebut terkait dengan upaya mencegah masuknya pemudik ke Klaten di tengah pandemi Covid-19. Hal itu termasuk para pemudik yang melintas di Klaten melalui jalur Prambanan.

"Selama 24 April 2020 hingga menjelang Lebaran, jumlah pengendara dari arah Jogja yang memutar balik mencapai angka 400-an. Hingga saat ini ada penambahan tapi enggak terlalu signifikan," kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Senin (25/5/2020).

PPDB Kota Madiun Dimulai 23 Juni, Tersedia 5.314 Kuota Siswa Baru

"Mereka yang kami minta putar balik, yakni para pemudik dan pengendara yang tidak mengenakan masker," imbuh dia.

AKP Bobby Anugrah Rachman mengatakan jumlah pengendara yang diminta putar balik tersebut didominasi pengendara kendaraan roda empat. Jumlahnya mencapai 300-an pengendara. Sedangkan pengendara roda dua yang dipaksa memutar balik mencapai 100-an orang.

"Jumlah pemudik yang diminta putar balik mungkin sekitar 5 persen dari angka 400-an itu [selebihnya para pengendara yang tidak mengenakan masker]. Sesuai pantauan kami, jumlah pemudik yang melintas di Prambanan memang tak seberapa, soalnya masyarakat sudah paham untuk tidak mudik di tengah pandemi Covid-19. Penyekatan jalan seperti ini akan kami lakukan hingga tanggal 30 Mei mendatang. Waktu penyekatan masih secara acak [tak tentu]," kata AKP Bobby Anugrah Rachman.

Bertambah dari Arab Saudi & Kuwait, WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Jadi 872


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho