Tak Mampu Bayar Utang, Produsen Aguaria Dinyatakan Pailit

Tak Mampu Bayar Utang, Produsen Aguaria Dinyatakan Pailit

SOLOPOS.COM - Logo Aguaria (logovaults.com)

Produsen Aguaria dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga PN Semarang.

Solopos.com, SEMARANG -- Perusahaan air minum dalam kemasan, PT Indotirta Jaya Abadi, dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Hal itu diungkapkan oleh penasehat hukum Aguaria, Agus Nurudin.

Agus mengatakan jika PT Indotirta Jaya Abadi, dinyatakan pailit atas tagihan utangnya yang tidak dibayarkan ke sejumlah kreditur. Agus mengaku utang tersebut ditaksir capai Rp170 miliar.

"Sudah dijatuhkan pailit. Terkait total utang, ditaksir mencapai Rp170 miliar dan satu persatu tagihan akan diterima setelah dipilih terlebih dahulu," kata Agus Kepada Bisnis/JIBI, Jumat (9/2/2018).

Agus menerangkan adanya utang miliaran rupiah yang tidak dibayarkan kepada beberapa kreditur. Salah satu kreditur, lanjut dia, adalah Bank Permata. Dia juga mengungkapkan verifikasi jumlah utang akan dilakukan pada sidang Jumat ini.

Terkait putusan pailit dari PN Semarang, Agus menyatakan tidak menempuh upaya hukum banding. Dia menerangkan kliennya lebih memilih upaya damai dengan para kreditur. "Soal upaya banding, kami tidak ada. Lebih kepada upaya damai. Atau jika ada investor, kami akan cari jalan yang paling baik," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, putusan pailit kepada PT Indotirta Jaya Abadi dijatuhkan majelis akim PN Semarang pada Rabu (24/1/2018) lalu. Putusan dijatuhkan majelis hakim yang terdiri atas Bayu Isdiyatmoko selaku ketua, serta Muhamad Yusuf dan Aloysius Pruharnoto sebagai hakim anggota.

Dalam amar putusan, majelis hakim mengabulkan permohonan pemohon seluruhnya. Hakim juga mengangkat Muhammad Sainal sebagai hakim pengawas dalam pengurusan kepailitan.

"Menyatakan termohon PT Indotirta Jaya Abadi beralamat di Jalan Mr. Wuryanto No. 1 Sumurejo Gunungpati Semarang, Jawa Tengah, Pailit dengan segala akibat hukumnya. Mengangkat Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang Muhammad Sainal sebagai Hakim Pengawas," bunyi putusan hakim.

Majelis juga memerintahkan termohon membayar biaya perkara ini sebesar Rp1.761.000. Tak hanya itu, hakim menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa kurator akan ditetapkan kemudian setelah kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir.

PT Indotirta Jaya Abadi digugat pailit ke pengadilan karena tak mampu membayar utang. Permohonan pailit diajukan atas nama Setefan Djimin.

Dalam gugatan pailitnya, Setefan Djimin menyatakan memiliki piutang yang tak dibayar dan menuntut adanya pailit atas Aguaria. Setefan meminta pengadilan mengabulkan permohonan pailit seluruhnya.

PT Indotirta Jaya Abadi berdiri pada 25 April 1984. Produk minuman pertamanya adalah teh dalam kemasan botol dengan merek Indoteh. Satu tahun berikutnya, lahir produk air mineral dengan merek Aquaria. Pada 1993, merek Aquaria berganti menjadi merek yang hingga kini digunakan, yaitu Aguaria.

Berita Terkait

Berita Terkini

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.

Berkah Bulan Puasa, Penjualan Eceran Maret 2021 Melejit dari Posisi Minus

Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021.

320 Bidang Tanah Telah Dibebaskan untuk JLT, 6 Pemilik Lahan Menolak

Pembayaran ganti rugi lahan dan bangunan milik masyarakat dilaksanakan di aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, Senin (10/5/2021).

OTT Bupati Nganjuk, Diehard Orang Terbaik KPK

"Udah masuk list 75, tapi masih OTT smiling face with smiling eyes."

8 Desa di Karanganyar Ini Harus Bersiap Hadapi Kekeringan

Dilakukan pengeboran sumur dalam di beberapa lokasi di Karanganyar agar kebutuhan air bersih warga di wilayah kekeringan terpenuhi.