Tak Kuat Nanjak di Jalur Tikus, Truk Galian C Nggelondor Nyaris Nyemplung Jurang
Warga menyaksikan proses evakuasi truk yang ngglondor di dekat Jembatan Cawan, Jatinom, Klaten, Rabu (25/11/2020). Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Truk galian C nyari nyemplung jurang gara-gara tak kuat melintasi jalur tanjakan di dekat Jembatan Cawan, Kecamatan Jatinom. Klaten, Rabu (25/11/2020) pagi. Jurang di RT 01/RW 11, Dukuh Cawan, Desa Cawan, itu kedalamannya mencapai 10 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, truk bermuatan pasir itu disopiri Eko Prihatin asal Sukoharjo. Truk melaju dari arah Tibayan, Kecamatan Jatinom melintasi Desa Cawan. Jalur tersebut sebenarnya bukan jalur untuk truk galian C. Namun banyak truk pengangkut pasir yang melewatinya.

Awalnya, truk bisa melintasi Jembatan Cawan setelah melewati turunan yang lumayan terjal. Selanjutnya, truk melaju di jalur tanjakan. Lantaran tanjakan cukup terjal ditambah lagi muatan penuh pasir, sopir kesulitan mengendalikan truknya. Mesin truk sempat mati sebelum akhirnya ngglondor mundur.

Asyik, Warga Terdampak Tol Solo-Jogja di 6 Desa Klaten Ini Segera Dapat Uang Ganti Rugi

Saat ngglondor, di belakang truk ada pengendara sepeda motor, Suprapti. Ibu yang tengah hamil tujuh bulan itu mengendarai Honda Beat AD 5846 ADC memboncengi dua anaknya yang masih kecil. Masing-masing berusia delapan tahun dan 1,5 tahun.

Saat ngglondor, truk sempat mengenai bodi sepeda motor. Beruntung Suprapti dan anak-anaknya selamat. Truk kemudian menghantam tembok dan sayap Jembatan Cawan. Truk nyaris nyemplung jurang, dengan setengan bodi tergantung.

Warga menyaksikan proses evakuasi truk yang ngglondor di dekat Jembatan Cawan, Jatinom, Klaten, Rabu (25/11/2020).(Solopos.com/Ponco Suseno)

Sopir truk selamat. Proses evakuasi truk membutuhkan waktu di atas tiga jam. "Saya masih lemea mas," kata si sopir truk, Eko Prihatin, saat ditemui Solopos.com.

Pasar Tiga Lantai Klaten Bakal Dibangun Dalam 2 Tahap

Suami Suprapti, yakni Sabar, langsung menemui istrinya yang dilarikan ke rumah sakit di Jatinom. Saat kejadian, Sabar masih di tempat kerjanya. "Lokasi kejadian ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari rumah saya," kata Sabar.

Bukan Jalur Truk

Kepala Dusun (Kadus) II Cawan, Darus, mengatakan jalur yang menjadi lokasi kecelakaan sejatinya bukan termasuk jalur truk. Sekitar setahun lalu, Pemdes Cawan sudah mengusulkan ke Pemprov Jateng terkait pelebaran jembatan. Namun usulan itu tak kunjung direalisasikan.

"Truk sempat terperosok di dekat jembatan sedalam lima meter. Kondisi jembatan di sini memang sempit. Saat truk lewat tak bisa untuk simpangan dengan kendaraan lain. Ke depan, kami akan pasang plang agar truk galian C tak usah lewat jalur ini," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom