Tak Kuat Bertahan, Beberapa Hotel dan Vila di Tawangmangu Mulai Dijual
Suasana hotel di Tawangmangu yang sepi pengunjung lantaran pandemi Covid-19 yang diperburuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Senin (8/2/2021). (Istimewa/PHRI Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Beberapa hotel melati dan villa di Tawangmangu, Karanganyar, mulai dijual. Hal ini buntut dari dampak pandemi Covid-19 yang memukul telak usaha para pengelola hotel dan vila di kaki Gunung Lawu tersebut.

Hal tersebut disampaikan Pembina Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karanganyar, Kawardi. Ia mengatakan saat ini kondisi bisnis hotel dan vila di Tawangmangu memburuk dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut kian diperparah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membuat sumber pemasukan hotel selain dari kunjungan menginap, tertutup total.

Baca juga: Tangkap Maling Bercelurit Nyemplung Kali di Tasikmadu Karanganyar, 9 Polisi Dapat Reward

“Saat ini kondisinya sangat sepi sekali. Tidak ada pengunjung. Yang paling terasa itu pemilik hotel melati dan vila. Mereka kan usaha pribadi dan saat ini rata-rata okupansinya total saja paling banyak 20%. Kalau hitungan kamar mereka sekitar 20, kan paling satu atau dua orang saja yang menginap di tempat mereka,” kata dia kepada Solopos.com, Senin (8/2/2021).

Menurut Kawardi, kondisi tersebut membuat beberapa pemilik penginapan mulai menawarkan properti mereka untuk dijual. Ada beberapa pemilik yang lebih memilih menggadaikan sertifikat tanah hotel dan vila untuk mendapatkan pinjaman uang dari bank agar bisa bertahan.

Baca juga: Menteri PUPR Resmikan Flyover Purwosari Besok, Lalu Lintas Dibuka Pukul 12.00 WIB

“Kalau yang menjual aset properti ada satu dua yang sudah saya dengar. Tapi kebanyakan ya memilih untuk pinjam uang dari bank. Agar usaha mereka tetap berjalan. Soalnya, biaya pengeluaran kan jalan terus, sedangkan pemasukan tidak ada. Mereka butuh memperpanjang napas mereka untuk menjalankan usaha hotel dan vila,” imbuh Kawardi.



Berita Terkini Lainnya








Kolom