Tak Kapok! Ganjar Kembali Beri Bantuan ke Kader PDIP

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kembali membagi-bagikan bantuan untuk renovasi rumah kepada kader PDIP.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat berkunjung ke rumah kader PDIP di Banyubiru, Kabupaten Semarang, untuk memberikan bantuan, Jumat (13/1/2022). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat berkunjung ke rumah kader PDIP di Banyubiru, Kabupaten Semarang, untuk memberikan bantuan, Jumat (13/1/2022). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, rupanya tidak kapok memberikan bantuan kepada kader partainya, PDIP. Meskipun, belakangan ini bantuan Ganjar ke kader PDIP itu dipersoalkan menyusul ada yang mengembalikan.

PromosiHentikan Praktik Sengaja Menyembunyikan Informasi Publik

Terbukti, Jumat (14/1/2022), Ganjar kembali memberikan bantuan kepada kader PDIP. Kali ini, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Jateng itu memberikan bantuan kepada kader PDIP di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang.

Mulanya Ganjar mendatangi datang ke rumah kader PDIP di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Suryono, 62. Di rumah pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua PAC PDIP Banyubiru itu, Ganjar bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan renovasi rumah.

Baca juga: Gegara Diunggah ke Medsos, Warga Temanggung Kembalikan Bantuan Ganjar

Rumah Suryono memang sangat sederhana. Rumah itu berukuran kecil, dengan lantai masih plester biasa.  Tak ada perabot mewah di rumah itu. Hanya ada kursi dan meja kayu sederhana di ruang tamu. Atap rumah Suryono juga banyak berlubang. Selain itu, dinding dan kayu penyangga rumah sudah keropos.

Kepada Suyono, Ganjar pun menawarkan bantuan untuk renovasi rumah. Pria yang sudah menjadi kader PDIP sejak 1997 itu pun mengaku senang dan tidak keberatan. “Purun mboten omahe didandosi [mau nggak rumahnya diperbaiki]. Kalau mau nanti saya bantu perbaiki. Tapi syaratnya, bangunnya harus pakai gotong royong. Sambatan,” ucap Ganjar.

Dengan senang hati Suryono menerima tawaran bantuan itu. Bahkan saat Ganjar menanyakan kapan siap gotong royong memperbaiki rumah, Suryono mengatakan siap kapan saja. “Siap pak, kapan saja. Tinggal nunggu hari baik. Hari baiknya itu ya saat ada uangnya,” canda Suryono yang membuat Ganjar terpingkal.

Diunggah ke Medsos

bantuan ganjar kader pdip

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat berkunjung ke rumah Ketua PAC PDIP Pakis, Kabupaten Magelang, Edy Mawardi, Jumat (14/1/2022). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

Dalam kesempatan itu, Ganjar pun menanyakan kepada Suryono apakah dirinya keberatan jika kunjungannya tersebut diunggah ke media sosial. Hal itu disampaikan Ganjar agar tidak ada lagi pihak yang kecewa dengan bantuan yang diberikannya setelah diunggah ke medsos, seperti kader PDIP dari Temanggung.

Kader PDIP dari Temanggung, Fajar Nugroho, mengembalikan bantuan yang telah diberikan Ganjar. Alasannya, ia kecewa proses pemberian bantuan itu diunggah di akun media sosial milik Ganjar seperti Instagram dan Youtube.

Kerso mboten nek kulo posting? [Mau enggak kalau saya unggah di medsos] Mengko nesu [nanti marah], terus bantuane dibalekke [kemudian bantuannya dikembalikan],” tanya Ganjar.

Baca juga: Bantuan Ganjar Dikembalikan, Ini Kata Anggota DPRD Jateng

Suyono pun mengaku tidak keberatan jika kunjungan Ganjar ke rumahnya itu diunggah ke medsos. Ia juga berjanji tidak akan mengembalikan bantuan yang telah diterimanya.

Selain ke rumah Suyono di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Ganjar juga berkunjung ker rumah kader PDIP Kabupaten Magelang, Edy Mawardi. Pria yang juga Ketua PAC PDIP Pakis itu mengaku senang dengan kunjungan Ganjar yang akan memperbaiki tempat tinggalnya.

“Ya senang sekali rasanya, bersyukur pak Ganjar datang ke rumah saya dan ngasih bantuan. Tentu kami sangat senang dan menyambut baik. Saya sangat berterima kasih karena meski beliau kader yang sudah jadi gubernur tapi masih peduli pada kader kecil seperti saya,” kata Edy.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Buka Cabang di Semarang, Sahid Tour Tawarkan Paket Haji Khusus

Biro perjalanan dan wisata, Sahid Tour, memperluas jaringannya dengan membuka kantor cabang di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Korban Ledakan di Ponpes Klambu Grobogan, Seorang Pemuda

Diketahui pemuda yang mengalami luka bernama Azka berusia 18 tahun yang merupakan anak pemilik rumah yang terjadi ledakan.

Ganjar: Literasi Keberagaman Perlu Direplikasi ke Sekolah di Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berharap program literasi keberagaman yang diusung Solopos Institute diterapkan di seluruh sekolah di Jateng.

Duar! Ledakan Keras di Ponpes Klambu Grobogan, Satu Orang Jadi Korban

Sebuah ledakan keras terjadi di rumah dekat Ponpes Darul Masyruh, Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Ganjar Beri Pujian Program Literasi Keberagaman Solopos Institute

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan apresiasi terhadap program Literasi Keberagaman Solopos Institute yang diterapkan di sekolah-sekolah di wilayahnya.

Omicron Merebak, Ganjar Imbau Warga Tidak Gelar Perayaan Imlek 2022

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta warga untuk tidak menggelar perayaan Imlek 2022 karena ancaman Covid-19 varian Omicron.

Tradisi Mandi Kembang Leson Tujuh Rupa di Wonosobo, Ini Artinya...

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan masyarakat di Wonosobo, Jawa Tengah, yaitu mandi kembang leson menggunakan kembang tujuh rupa.

Gelar Apel, Polres Grobogan Ingin Wujudkan Zero Knalpot Brong

Polres Grobogan hingga Kamis (27/1/2022) telah menindak dan memusnahkan 215 knalpot brong dengan cara dipotong kemudian dilindas.

Bupati Tak Ingin Ada Omicron di Kabupaten Grobogan

Pemkab Grobogan tetap melakukan antisipasi, namun tidak ingin ada kasus Omicron di Grobogan.

Netizen Geger! Bupati Husein Prediksi Omicron Sudah Masuk Banyumas

Bupati Banyumas Achmad Husein membuat geger netizen setelah menyebut virus SARS CoV-2 varian Omicron telah masuk Banyumas.

Tak Cuma di Semarang, Harta Pengusaha Terkaya Asia Tersebar Luas

Aset kerajaan bisnis yang dibangun pengusaha terkaya Asia dari Semarang, Jawa Tengah, Oei Tiong Ham, bukan hanya berada di Indonesia. Melainkan tersebar di berbagai negara.

Misteri Akhir Hayat Pengusaha Terkaya Asia Semarang: Warisan Disita

Akhir hayat Oei Tiong Ham si pengusaha terkaya Asia dari Semarang, Jawa Tengah, menyimpan misteri. Baik tentang penyebab kematian hingga sengketa harta warisan.

Dibuka, Penerimaan Anggota Polri dari Jalur Sarjana, Simak Caranya Lur!

Kepolisian Republik Indonesia atau Polri membuka pendaftaran siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2022.

Triawan Munaf Kepincut Baju Adat Ganjar Pranowo, Seperti Apa Sih?

Komisaris Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia, Triawan Munaf, tertarik dengan baju adat yang dikenakan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Kerupuk Tayamum, Makanan Legend Khas Pantura Kriuk-Kriuk Shrpp

Kerupuk/krupuk tayamum alias kerupuk pasir atau kerupuk melarat merupakan salah satu makanan khas Pantura Jawa yang melegenda.

Istana Gergaji, Warisan Pengusaha Terkaya Asia di Semarang

Istana Gergaji merupakan salah satu warisan peninggalan kerajaan bisnis pengusaha terkaya Asia, Oei Tiong Ham, di Semarang, Jawa Tengah.