Ketua RT 002/RW 016, Lukas Sukirman, 71, meletakkan pot di lubang saluran sanitasi Jl. Malabar Raya RT 002 RW 016, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, Rabu (13/11/2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Tak hanya di Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, saluran sanitasi di Jl. Malabar Raya RW 016, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, rusak dan mengeluarkan kotoran saat hujan.

Pantauan Solopos.com, Rabu (13/11/2019), satu saluran pecah di RT 002 tepatnya di depan Gereja Bethel Indonesia Perumnas Mojosongo. Tampak dua lapisan tidak mampu menahan aliran air ketika hujan.

Satu pot beserta tanaman diletakkan tidak jauh dari lubang supaya pengendara sepeda maupun sepeda motor terhindar dari terperosok lubang. Pengendara mobil mengurangi laju kendaraan ketika melintasi Jl. Malabar Raya.

Utari Si Pedagang Cilok Cantik Boyolali Diundang ke Hitam Putih Trans7?

Ketua RT 002/RW 016, Lukas Sukirman, 71, mengatakan rusaknya saluran sanitasi itu akibat debit air saluran yang besar hingga merusak jalan. Ketika hujan air keluar dari lubang dan mengakibatkan banjir di area sekitar.

“Ada dua lokasi yang rusak, yaitu RT 002 dan RT 005. Bau busuk sangat menyengat ketika hujan. Ada tinja yang keluar dari lubang dan air membanjiri kamar mandi. Air muncul dari lubang pembuangan air,” katanya.

Lukas menjelaskan dampak masalah tersebut dialami warga sejak lebih dari 10 tahun lalu. Berbagai upaya dilakukan warga dengan membuat aduan dan pengecoran jalan secara swadaya pada Agustus lalu namun sia-sia.

Tim Kuasa Hukum Tyfountex Sukoharjo Siap Buka-Bukaan di Pertemuan Kamis

Ketua RT 005/RW 016, Supadmin, mengaku telah mengadakan pertemuan dengan warga, Ketua RW, lima Ketua RT di wilayah RW 016, dan perwakilan Perumda Air Minum Toya Wening Solo pada Oktober lalu sebelum turun hujan. Namun, sampai hingga kini belum ada upaya perbaikan.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Perumda Air Minum Toya Wening (PDAM) Solo, Bayu Tunggul, mengatakan sudah menerima laporan mengenai kerusakan saluran tersebut. PDAM akan mengirim tim terlebih dulu untuk mengecek apakah saluran dimaksud merupakan sanitasi dari PDAM atau Program Sanimas milik Dinas PUPR Solo.

Polisi Klaten Temukan Sabu-Sabu di Jok Motor Korban Kecelakaan

“Tim kami meluncur ke lokasi untuk memastikan. Apabila saluran tersebut merupakan drainase dan mengeluarkan tinja saat turun hujan, kemungkinan ada yang membuang limbah ke saluran tersebut,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, saluran sanitasi di Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo, dikeluhkan warga karena bocor dan kerap mengeluarkan kotoran manusia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten