Tutup Iklan

Tak Hanya Arca, Tim Arkeolog Juga Temukan Pagar Candi di Weru Sukoharjo

Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta tidak hanya menemukan arca tapi juga sudut pagar Candi Sirih saat ekskavasi di Karanganyar, Weru, Sukoharjo.

 Arca Wisnu. (Istimewa/Balai Arkeologi Yogyakarta)

SOLOPOS.COM - Arca Wisnu. (Istimewa/Balai Arkeologi Yogyakarta)

Solopos.com, SUKOHARJO — Selain dua arca, tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta juga menemukan sudut pagar candi pertama di lokasi ekskavasi situs bersejarah Candi Sirih, Dusun Kersan, Desa Karanganyar, Weru, Sukoharjo.

Posisi pagar candi itu berada di bawah candi induk. Saat ini, belasan pekerja yang berasal dari warga lokal masih melanjutkan penggalian di sekitar pagar candi tersebut.

Proses ekskavasi yang dilakukan tim arkeolog dari Balai Arkeologi Yogyakarta itu merupakan ekskavasi lanjutan yang sudah berlangsung sejak September 2021. Pada ekskavasi sebelumnya yang dilakukan pada 2019, tim menemukan candi perwara, arca Candra atau Surya.

Tim sedianya melanjutkan ekskavasi di Candi Sirih Sukoharjo pada 2020. Namun karena ada pandemi Covid-19, ekskavasi lanjutan itu harus ditunda dan baru terlaksana pada September 2021.

Baca Juga: Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Sebelumnya diberitakan, dari ekskavasi lanjutan tersebut tim menemukan dua arca yakni arca Wisnu dan arca Agastya di sekitar lokasi Candi Sirih. Kedua arca itu ditemukan setelah tim menggali hingga kedalaman sekitar satu meter.

Koordinator tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta, Baskoro, mengatakan Candi Sirih merupakan satu-satunya bangunan candi yang relatif masih utuh di Sukoharjo.

Berdasarkan data monumental yang ditemukan tim, Candi Sirih Sukoharjo merupakan candi Hindu yang diperkirakan dibangun pada masa Mataram Kuno sekitar abad 8-10 Masehi. Sedangkan dari data artefaktual, sejauh ini tim sudah menemukan arca Candra, lingga patok, tiga kemuncak berbahan batu tufa.

Pecahan Tembikar

Kemudian lingga berbahan batu andesit serta beraneka ragam pecahan tembikar atau gerabah polos. Mengenai temuan arca Wisnu dan Agastya, Baskoro mengatakan tim terlebih dahulu menemukan arca Wisnu saat menggali tanah di kedalaman sekitar satu meter.

Baca Juga: Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Beberapa hari kemudian, tim peneliti kembali menemukan arca Agastya di sekitar Candi Sirih Sukoharjo. Menurut Baskoro, arca Wisnu dan arca Agastya memang banyak ditemukan di candi Hindu.

“Agastya merupakan seorang resi berjenggot dan berperut besar yang menyebarkan ajaran Hindu ke wilayah selatan India,” katanya kepada Solopos.com, Sabtu (16/11/2021).

Selain arca wisnu dan agastya, tim arkeolog menemukan sudut pagar candi pertama yang berada di bawah candi induk. Saat ini, pekerja masih berupaya menggali tanah di sekitar pagar candi pertama. “Proses ekskavasi dilakukan hingga 25 Oktober,” ujarnya.

Baca Juga: 167 Desa Sukoharjo Berstatus Kampung KB, Pemdes Diminta Bantu Pendanaan

Pemerhati sejarah Sukoharjo, Bimo Wijanarko, mengatakan situs Candi Sirih kali pertama ditemukan warga setempat beberapa tahun silam. Temuan itu kemudian dilaporkan ke pemerintah desa yang diteruskan ke Pemkab Sukoharjo dan Balai Arkeologi Yogyakarta.

Candi Sirih terdiri atas candi induk dan tiga candi perwara yang menghadap ke barat. Lokasi penemuan candi terletak di lereng perbukitan tak jauh dari permukiman penduduk.


Berita Terkait

Berita Terkini

Festival Payung di Balekambang Solo, Cantik Sekaligus Sarat Makna

Setelah sempat pindah lokasi beberapa kali, festival payung Indonesia (Fespin) kembali digelar di Solo akhir pekan ini.

Angka Covid-19 di Karanganyar Sempat Naik, Prokes Jangan Lengah Lur!

Warga diimbau tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) menyusul adanya kenaikan kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

Hilang, Sepeda Motor Warga Sukoharjo Dijual Si Pencuri di Facebook

Sepeda motor milik Supriyanto, 54, warga Perumahan Pondok Baru Permai, Gentan, Kecamanatan Baki, Sukoharjo digondol maling pada Jumat (3/12/2021).

Alami Kecelakaan Tunggal di Gemolong Sragen, Warga Plupuh Meninggal

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di Dukuh Grogol, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, Minggu (5/12/2021).

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).