Tak Disangka, Si Cantik Sisca Saraswati JKT48 Ternyata Cah Wonogiri

Personel idol grup JKT48, Sisca yang sempat mencuri perhatian dengan suara merdunya menyanyikan lagu campur sari Didi Kempot ternyata berasal dari Wonogiri

 Sisca JKT48. (Instagram/@jkt48sisca)

SOLOPOS.COM - Sisca JKT48. (Instagram/@jkt48sisca)

Solopos.com, SOLO — Personel idol grup JKT48, Sisca sempat mencuri perhatian dengan suara merdunya  menyanykan lagu campur sari milik almarhum Didi Kempot. Perempuan cantik ini beberapa kali juga bernyanyi bersama sang maestro tersebut. Siapa sangka ternyata gadis cantik ini berasal dari Wonogiri, hlo. Seperti apa profil si cantik Sisca JKT48 ?

Baca Juga: Profil Noe Letto, Vokalis & Pencipta Lagu Syahdu Menggetarkan Jiwa

Profil Sisca JKT48

Fransisca Saraswati Puspa Dewi atau yang biasa dipanggil Sisca merupakan salah satu anggota idol grup JKT48. Dia menjadi anggota JKT48 generasi ke-III dan resmi menjadi anggota di tim J sejak (21/7/2019).

Sisca lahir di Jakarta pada 24 Februari 2000. Meski lahir di Ibukota, dia berdomisili di Wonogiri, Jawa Tengah, bersama kedua orang tuanya. Perempuan yang memiliki tinggi 163 cm ini juga mendaftar anggota JKT48 dari Kota Gaplek tersebut.

Sisca yang hobi menyanyi didaftarkan kelas vokal oleh sang ayah saat berusia lima tahun.  Dia lulus dari kelas vokal saat berusia 11 tahun. Sang ayah kemudian mendaftarkannya ke berbagai kontes bernyanyi untuk mengasah kemampuan Sisca dalam bidang tarik suara.

Baca Juga: Profil Dokter Tirta, Ternyata Asli Wong Solo Hlo

Mengutip dari berbagai situs, Rabu (14/7/20210), Sisca JKT48 juga mempunyai hobi bermain gitar dan membuatnya percaya diri bersolo karier selain menjadi anggota JKT48. Dia sering mengunggah videonya bernyanyi dan bermain gitar di akun Twitter dan Instagramya.

Sisca juga merambah ke dunia Youtube untuk menunjukkan kemampuannya dalam dunia tarik suara. Dia mempunyai channel bernama Sisca Saras dengan konsep akustik  dengan video unik dan sinematik.

Menyanyi Tanpa lip sync

Video unggahan perempuan bersuara alto itu pun mendapatkan respons positif dari netizen. Dia kemudian membentuk grup dengan rekan-rekannya di JKT48 bernama JKT48 akustik.  JKT48 Akustik memulai debut pada (26/1/2017) melalui akun Twitter dengan membawakan lagu First Rabbit. JKT48 Akustik kemudian diresmikan sebagai subunit JKT48 saat Kimi no Hohoemi wo Yume ni Miru Handshake Festival.

Baca Juga: Profil Pedangdut Happy Asmara, Ternyata Pernah Jadi Model Majalah Anak

Sisca biasa menyanyikan lagu tanpa lip sync atau menggunakan suaranya langsung dengan teknik vokal yang ciamik. Hal itu juga menampik anggapan bahwa anggota JKT48 hanya bisa bernyanyi lip sync.

Penggemar Didi Kempot 

Selain bernyanyi, wanita yang mengidolakan almarhum Didi Kempot ini ternyata memiliki kemampuan berakting. Terbukti Sisca JKT48 ikut ambil bagian dalam film Sobat Ambyar yang menceritakan tentang sekelumit kehidupan Didi Kempot dan relasinya dengan penggemar. dalam film itu dia memerankan sosok Anjani dan beradu akting dengan komedian Isa Bajaj.

Dia juga hafal dan sering meng-cover lagu-lagu Didi Kempot sehingga mendapatkan kesempatan tampil  satu panggung dengan sang idola.

Saat Didi Kempot meninggal  pada Selasa (5/5/2020), Sisca pun begitu kehilangan. Baginya, pelantun tembang Pamer Bojo yang dipanggil Pakde Didi itu sudah seperti ayah bagi dirinya yang penuh kehangatan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Peringati Hari Santri, Santri di Bendan Boyolali Diajak Bersihkan Kali

Kegiatan bersih sungai ini melibatkan 50-an santri putra Daarul Fath jenjang aliah atau setara SMA/SMK.

Catat! Jadwal Pemadaman Listrik Boyolali Hari Ini (27/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Rabu (27/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Banyak Warga Ambil Formulir Pendaftaran Perangkat Desa di Wonogiri

Banyak warga telah mengambil formulir pendaftaran pengisian perangkat desa di Kabupaten Wonogiri.

Duta Sheila on 7 Pun Ikut Antre Singkong Keju Produksi Jatinom Klaten

Duta, vokalis Sheila on 7, pernah ikut antre di outlet Singkong Keju Meletus pada awal produksi sekitar 2006.

Jadwal Pemadaman Listrik Klaten Hari Ini (27/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Klaten hari ini, Rabu (27/10/2021) yang berlangsung selama enam jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Awas! Curah Hujan Jateng Diprediksi Sangat Tinggi pada Akhir Tahun

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat di wilayah rawan bencana bersiap siaga menghadapi kemungkinan bencana akibat curah hujan tinggi akhir tahun ini.

Dosen UGM Komentari Kasus Menwa UNS Solo: Hapus Militerisme di Kampus!

Pengajar senior yang juga Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM, Najib Azca, ikut mengomentari kasus Menwa UNS Solo.

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Warga Lansia dan ODGJ Gandekan Solo Disasar Vaksinasi Covid-19 Keliling

Pemerintah Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, bersama petugas Puskesmas Purwodiningratan melakukan vaksinasi Covid-19 keliling dengan sasaran warga lansia dan ODGJ.

Tips Hindari Teror Debt Collector Pinjol ala Bos Jasa Penagihan Solo

Bos perusahaan jasa penagihan Solo Giyatno membagikan tips cara agar terhindar dari teror debt collector pinjol yang dikenal kerap melakukan intimidasi.

Dari Olahan Singkong, Pengusaha Muda Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Pria asal Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom itu memulai usaha olahan singkong ketika masih kuliah di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006.

Bupati Sukoharjo: Kartu Vaksin seperti KTP, ke Mana pun Wajib Dibawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyebut fungsi kartu vaksin Covid-19 saat ini sudah seperti KTP, ke mana pun wajib dibawa karena menjadi syarat akses ke berbagai tempat.

Apel Siaga Bencana, Bupati Boyolali Waspadai Bencana Alam dan Covid-19

 Said menekan pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes) kepada semua masyarakat guna menghadapi pandemi ini.