Tak Disangka, Ini Manfaat Memelihara Jenggot untuk Kesehatan

Pria seringkali dilema ketika dihadapkan dengan keputusan untuk menumbuhkan janggut. Dari sisi penampilan, menumbuhkan jenggot sudah ketinggalan zaman, karena banyak orang yang lebih memilih tampilan yang bersih juga rapi.

Tak Disangka, Ini Manfaat Memelihara Jenggot untuk Kesehatan

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pria berjenggot. (freepik)

Solopos.com, JAKARTA -- Kaum Adam seringkali mengalami dilema saat harus mengambil keputusan untuk menumbuhkan jenggot atau tidak. Dari sisi penampilan, menumbuhkan jenggot/janggut sudah ketinggalan zaman, karena banyak pria lebih memilih tampilan bersih juga rapi.

Tapi menumbuhkan janggut bagi laki-laki ternyata memiliki manfaat dari sisi kesehatan, berikut khasiatnya yang dirangkum Bisnis/JIBI dari Star:

1. Menjaga kelembapan kulit

Folikel rambut yang sering kita sebut sebagai bulu janggut menghasilkan minyak yang dapat mencegah kerusakan pada kulit seperti contohnya kulit terkelupas. Menumbuhkan janggut juga memiliki efek ganda yakni menjaga kulit Anda tetap terlihat sehat, terlepas dari cuaca suhu udara di lingkungan.

2. Menghindari bakteri infeksi

Pori-pori Anda mendapatkan proteksi alami dari adanya bulu di daerah dagu, yang jika dicukur lama kelamaan akan meninggalkan berbagai macam bakteri di sekitarnya. Dengan menumbuhkan janggut, Anda akan memiliki lapisan antibakteri yang membantu mencegah penyakit dan inflamasi pada kulit.

3. Membantu mengurangi penyakit pada gusi

Dibantu dengan perawatan kumis yang baik, menumbuhkan janggut bisa mengurangi penyakit gusi yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam mulut. Menumbuhkan janggut dapat menambah lapisan perlindungan terhadap gusi yang tidak dimiliki orang yang tidak menumbuhkan janggut.

4. Membantu penderita asma dan alergi

Dikombinasikan dengan kumis dengan tatanan yang baik, janggut akan bermanfaat bagi Anda penderita asma dan alergi. Bulu-bulu tersebut bertugas menghalau debu, polutan, dan jamur untuk masuk ke dalam mulut dan lubang hidung Anda.

5. Mencegah penuaan dini

Penelitian di Yale University menyebut memelihara janggut juga dapat membuat kulit menjadi lebih hangat di musim dingin. Karena eratnya hubungan antara suhu udara rendah dengan kondisi kulit yang cepat mengerut dan menyebabkan penuaan dini, maka memelihara janggut adalah salah satu solusi menghindarinya.

6. Menangkal dampak buruk sinar matahari

Menumbuhkan janggut menurut penelitian sama berkhasiatnya dengan mengaplikasikan sunscreen pada kulit. Memiliki janggut dapat menghindarkan Anda dari timbulnya garis atau bintik pada kulit akibat sinar matahari yang lama-kelamaan bisa menyebabkan kanker kulit.

7. Mencegah jerawat

Memelihara janggut ternyata dapat membantu mencegah jerawat pada pria. Meski tidak dapat terlihat langsung, namun besar kemungkinan kulit Anda akan semakin halus jika dilindungi oleh bulu janggut. Berbeda dengan pria yang rajin mencukur daerah dagunya, kemungkinan akan meninggalkan bakteri dan kotoran.

Berita Terkait

Berita Terkini

Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.