Tutup Iklan
Tak Cuma Rp82,8 Miliar, Anggaran Lem Aibon Ternyata Jauh Lebih Gede
Tweet William Aditya Sarana soal anggaran APBD DKI Jakarta direncanakan beli lem aibon. (Istimewa/Twitter)

Solopos.com, JAKARTA -- Kontroversi anggaran lem Aibon dalam RAPBD DKI Jakarta 2020 berbuntut panjang. Indonesian Corruption Watch (ICW) menemukan fakta anggaran yang diajukan Pemprov DKI untuk membeli lem Aibon ternyata lebih besar dari Rp82,5 miliar seperti diungkapkan anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI William Aditya.

Berdasarkan temuan ICW, Pemprov DKI Jakarta ternyata menganggarkan Rp127 miliar untuk membeli lem Aibon pada RAPBD DKI 2020. Peneliti ICW Almas Sjafrina mengatakan temuan PSI baru menyoroti satu pengadaan lem Aibon. Padahal, ada 14 pengadaan serupa yang membuat anggaran lem Aibon naik menjadi total Rp127 miliar.

"Kalau dihitung total KUA-PPAS yang dokumennya beredar di publik, paling tidak ada 15 pengadaan dengan total Rp127 miliar. Jadi Rp82 Miliar itu baru [dalam] 1 pengadaan saja, ada 14 pengadaan lain," kata Almas di Kantor ICW, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

PA 212 Mau Reuni Bareng Rizieq Shihab, Netizen Usul Pakai Anggaran Lem Aibon

Selain lem Aibon, ICW juga menemukan anggaran janggal terkait pengadaan alat tulis kantor lainnya, yakni pulpen yang ternyata mencapai Rp678 miliar. Nilai itu jauh lebih tinggi dari temuan PSI yang hanya sebesar Rp 123,8 miliar.

"Ada bolpoin mencapai lebih dari Rp678 miliar, ini juga menimbulkan pertanyaan, apakah memang DKI membutuhkan bolpoin sebanyak itu? Rp 678 miliar itu dapat berapa bolpoin?" ucapnya.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI dari PSI William Aditya Sarana menemukan beberapa kejanggalan dana yang fantastis dalam KUA-PPAS yang sempat diunggah ke laman E-Budgeting itu.

Lem Aibon Rp82 Miliar Terkuak, Anies Minta Kelemahan E-Budgeting Tak Diviralkan

William menemukan kejanggalan seperti pengadaan alat tulis kantor; lem Aibon Rp82,8 miliar; bolpoin Rp123,8 miliar; pengadaan komputer Rp121 miliar; hingga pengadaan tanki septik sebesar Rp166,2 miliar.

Sumber: Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho