Tak Bisa Tunjukkan Dokumen, 8 Calon Siswa SMA di Solo Dibatalkan
Ilustrasi Pendidikan SMA (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO — Sebanyak delapan calon siswa dibatalkan sebagai siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMAN Solo 2020. Mereka dibatalkan antara lain karena tidak dapat menunjukkan dokumen yang sesuai dengan data yang diunggah pada saat proses pendaftaran PPDB online.

Berdasarkan data dari Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengan wilayah VII, mereka yang dibatalkan adalah satu calon siswa di SMAN 2, dua calon siswa di SMAN 3, tiga calon siswa di SMAN 5 dan, dua calon siswa di SMAN 6.

Di SMAN 5, kepala sekolah setempat, EP Agustina mengakui ada calon siswa yang dibatalkan tersebut. "Dibatalkan karena pada saat dilakukan verifikasi dokumen, mereka tidak dapat menunjukkan dokumen yang sesuai dengan data yang mereka isikan pada saat pendaftaran. Sesuai ketentuan, data harus sesuai dokumen yang mereka miliki," ujar dia saat ditemui di sekolah, Kamis (30/7/2020).

Unik! Kambing di Banyuwangi Berbau Pandan, Ini Kata Pemiliknya

Agustina menambahkan, pihaknya sudah memberikan kesempatan kepada calon siswa yang bersangkutan untuk mencari dan menunjukkan data tersebut.

Namun, hingga batas waktu verifikasi yang ditentukan, mereka tidak kembali ke sekolah. Akibatnya, mereka tidak dapat mengikuti proses penerimaan siswa baru hingga tuntas.

Siswa Mengundurkan Diri

Sementara itu, selain tiga calon siswa yang dibatalkan itu, ada 10 calon siswa SMAN 5 yang mengundurkan diri setelah dinyatakan diterima. Menurutnya, mereka memilih sekolah lain (sekolah swasta) yang juga mereka ikuti pendaftarannya.

"Umumnya mereka yang mengundurkan diri karena diterima di sekolah lain. Ada yang diterima di sebuah sekolah swasta di Semarang," imbuh Agustina didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Eko Setyaningsih.

Cawali Independen di Pilkada Solo Bagyo Berkurban 1 Sapi Metal

Dengan adanya pembatalan dan pengunduran diri calon siswa tersebut, menyebabkan daya tampung sekolah sebanyak 360 siswa itu tak terisi penuh.

"Bagi kami [mengundurkan diri] itu sah-sah saja karena calon siswa dan orang tuanya memiliki pilihan masing-masing. Kursi kosong tetap kami biarkan kosong," imbuh Agustina.

Sementara itu, data lain PPDB Solo dari sumber yang sama menyebutkan bahwa SMAN lain di Solo yang terdapat pengunduran diri calon siswa adalah SMAN 2 sebanyak enam orang, SMAN 3 sebanyak 1 orang, SMAN 6 sebanyak dua orang, dan SMAN 8 sebanyak enam orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom