Tak Bisa Jaga Jarak, Ribuan Napi LP Kedungpane Divaksin Covid-19

Napi di LP Kedungpane Semarang jumlahnya melebihi kapasitas LP sehingga sulit jaga jarak yang bisa menjadi penyebab penularan Covid-19. Karena itu mereka jadi prioritas vaksinasi.

 Ilustrasi vaksinasi (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksinasi (Antara)

Solopos.com, SEMARANG – Sebanyak 1.543 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane, Kota Semarang, menjalani vaksinasi Covid-19 secara bertahap mulai Rabu-Kamis (28-29/7/2021).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kemenkumham Jateng). A. Yuspharuddin, mengatakan vaksinasi Covid-19 wajib dilakukan kepada warga binaan atau narapidana (napi) LP Kedungpane. Ini lantara kondisi LP yang sudah over kapasitas hingga membuat napi sulit untuk jaga jarak.

“Karena tidak bisa melakukan physical distancing atau jaga jarak, tidur pun berdempetan. Oleh karena itu jalan satu-satunya ya harus divaksin untuk meminimalisasi penularan Covid-19,” tutur Yuspharuddin dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Soal Gagal Tangani Covid-19, Luhut Malah Sindir Petinggi Parpol

Vaksinasi Covid-19 di LP Kedungpane, lanjut Yuspharuddin, dikerjakan secara masif. Tak hanya petugas LP yang diterjunkan untuk melakukan vaksinasi, tapi juga melibatkan petugas dari LP Kelas IIA Semarang, petugas Biddokkes Polda Jateng, dan Kesdam IV Diponegoro.

Vaksinsias Covid-19 juga akan diterapkan kepada napi di LP Kelas IIA Semarang, atau yang populer dikenal dengan LP Wanita Bulu.

Total ada sekitar 270 napi di LP Wanita Bulu yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksin di LP Wanita Bulu akan dilaksanakan pada Jumat (30/7/2021) nanti.

Baca Juga: Memodifikasi Alat Pemadam Kebakaran Jadi Tabung Oksigen, 6 Orang Ditangkap

Selain di LP, Kanwil Kemenkumham Jateng juga akan menggelar vaksinasi di 18 unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkumham Jateng. “Seluruh LP dan rutan di Jateng saat ini kondisinya memang over kapasitas. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi salah satu cara dalam mengantisipasi risiko penularan Covid-19,” tegas Yuspharuddin.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lakukan Pendakian di Gunung Andong, Remaja Magelang Hilang

Seorang remaja dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

Begini Awal Terungkapnya Perbuatan Bejat Pelatih Voli di Demak

Perbuatan pelatih voli di Kabupaten Demak, yang mencabuli belasan atlet atau anak didiknya yang masih di bawah umur terungkap setelah salah satu korbannya hamil.

Hadapi Era Industri 4.0, UKSW Gandeng PT SCI Gelar Webinar

Guna mempersiapkan lulusan perguruan tinggi memasuki dunia industri 4.0, UKSW bekerja sama dengan PT SCI menggelar webinar dan rekruitmen.

Hendak Mesum di Musala, Pasangan ABG di Pekalongan Kena Gerebek

Sepasang ABG di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) diduga hendak berbuat mesum di kamar mandi sebuah musala.

Modus Baru! Narkoba di Bola Tenis, Dilempar dari Luar Lapas Kedungpane

Petugas mengungkap penyelundupan narkoba dengan cara baru di Lapas Kedungpane, Kota Semarang.

Polda Jateng Ungkap Kasus Pinjol Ilegal, Pelaku Ditangkap di Yogyakarta

Aparat Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkap kasus pinjaman online atau pinjol ilegal yang beroperasi di Jateng.

Catet Lur! Jam Pelayanan Tes Antigen Stasiun Poncol Berubah

Jam pelayanan tes antigen bagi calon penumpang kereta api di Stasiun Poncol Semarang mengalami perubahan.

Kebakaran Grobogan, Rumah Kayu Milik Warga Ludes Kerugian Rp300 juta

Rumah kayu yang terbakar milik Harno warga Dusun Gade RT 002, RW 003, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Keterlaluan! Pelatih Voli di Demak Tega Cabuli 13 Anak Didik, 1 Hamil

Pelecehan seksual terhadap anak didiknya yang masih di bawah umur dilakukan seorang pelatih voli di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng).

Pengusaha Truk Keluhkan Kelangkaan Solar Subsidi

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng DIY mengeluhkan kelangkaan BBM subsidi jenis biosolar.

Bawang Daun Melimpah, Petani Wonosobo Raup Jutaan Rupiah Sekali Panen

Harga daun bawang yang langsung diangkut pengepul antara Rp5.000 hingga Rp Rp6.000/kilogram.

Menikmati Tantangan Mendaki Gunung Slamet Via Jalur Kaliwadas Lama

Di area basecamp, pendaki akan disambut dengan ladang warga dengan jalanan yang masih landai lalu selepas Tuk Suci, pengunjung harus siap dengan jalan sebenarnya yang menanjak.

Pengakuan Mbah Minto Bacok Maling Ikan Gegara Disetrum

Mbah Minto yang melakukan penganiayaan terhadap maling ikan di Demak mengaku aksinya dilakukan untuk membela diri.

Inspiratif! Tunanetra di Temanggung Dilatih Jadi Barista

Belasan penyandang disabilitas sensorik netra atau tunanetra di Temanggung dilatih cara meracik kopi ala barista.

Berkunjung ke Tobelo, Ganjar Dianugerahi Gelar Kesatria

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dianugerahi gelar kesatria oleh suku Tobelo saat berkunjung di Halmahera Utara, Maluku Utara.

Waduh! Praktik Ayam Kampus di Kota Semarang Marak

Satpol PP Kota Semarang mengungkapkan praktik prostitusi mahasiswi atau ayam kampus di tempat indekos cukup marak.