Ilustrasi mahasiswa. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO – Sekitar 102.726 siswa terancam tidak bisa mengikuti SNMPTN 2020. Pasalnya, mereka tidak mempermanenkan akun meski diberi perpanjangan waktu LTMPT hingga Jumat (10/1/2020) pukul 13.00 WIB.

Selain itu, sebanyak 3.411 sekolah juga kedapatan tidak mempermanenkan akun meski diberi perpanjangan waktu oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Dengan demikian, sekolah serta siswa yang tidak mempermanenkan akun dipastikan tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020.

Wakil Ketua II LTMPT, Sutrisna, mengatakan siswa dan sekolah yang tidak permanenkan akun LTMPT masih bisa membuat akun baru untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020.

“Kemungkinan mereka mau mencoba kedua jalur tersebut, sehingga tidak permanenkan akun untuk ikut SNMPTN 2020,” kata dia.

Bagi siswa dan sekolah yang sudah memparmenankan akun diwajibkan mengisi Pangakalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) mulai 15 Januari 2020 sampai 8 Februari 2020. Sutrisna mengimbau sekolah maupun siswa dapat bekerja sama dengan menyiapkan data secara lengkap dan akurat, serta tidak mengisi datanya pada waktu yang berdekatan menjelang penutupan.

“Mereka mengisikan data diri, nilai rapor, dan prestasi,” katanya.

Pendaftaran SNMPTN dimulai pada 11 Februari sampai 25 Februari 2020. Adapun siswa yang akan mengikuti SNMPTN diimbau belajar dengan giat.

“Jangan sampai dibuat stres karena terlalu memikirkannya,” tandasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten