Tenda dipasang di depan Masjid Baitussalam di Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Selasa (22/1/2019). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Akun Facebook Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, diduga diblokir pascapembatalan pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir.

Pengurus ponpes kerap mengunggah foto dan video berbagai kegiatan dan aktivitas ponpes di Facebook. Termasuk saat acara tausiah dan doa keprihatinan atas pembatalan pembebasan Abu Bakar Baasyir di Masjid Baitussalam Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Rabu (23/1/2019) malam.

Kegiatan itu dihadiri ribuan santri dan pengasuh ponpes tersebut. Pemberi tausiah pada acara itu yakni putra sulung Abu Bakar Baasyir, Abdul Rosyid Baasyir; Direktur Ponpes Al Mukmin, Ibnu Hanifah; dan Ketua Yayasan Ponpes Al Mukmin, Wahyudin.

Kala itu, pengurus ponpes hendak mengunggah foto dan video di Facebook namun gagal. “Kemungkinan memang diblokir. Kami ingin mengunggah foto saat acara tausiah atas batalnya pembebasan Ustaz Abu [Abu Bakar Baasyir] namun tidak bisa,” kata Humas Ponpes Al Mukmin, Muchson, saat berbincang dengan wartawan di ponpes setempat, Kamis (24/1/2019).

Tim pengelola informasi teknologi ponpes telah berulang kali mencoba mengunggah foto di Facebook namun tetap tak membuahkan hasil. Akun Facebook ponpes dengan nama Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki memiliki jumlah pengikut atau follower ribuan orang.

Selama ini, akun Facebook ponpes tersebut tak pernah bermasalah saat pengurus ponpes mengunggah foto kegiatan para santri. “Baru kali ini tidak bisa untuk mengunggah foto kegiatan. Saya juga tidak tahu apakah memang diblokir atau bagaimana. Yang jelas, akun Facebook ponpes tak bisa digunakan lagi,” papar dia.

Ponpes Al Mukmin memiliki sejumlah akun di berbagai media sosial (medsos) seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Namun, hanya akun Facebook yang tak bisa digunakan untuk mengunggah foto dan video.

“Proses kegiatan belajar mengajar di ponpes tetap berjalan. Tidak terpengaruh dengan pembatalan pembebasan Ustaz Abu.”

Wakil Direktur Bidang Sarana Ponpes Al Mukmin, Muhammad Sholeh Ibrahim, sekaligus ketua panitia penyambutan Abu Bakar Baasyir, mengatakan makanan yang telah dipesan dibagikan kepada peserta acara tausiah dan doa atas keprihatinan atas pembatalan pembebasan Abu Bakar Baasyir.

Sholeh menyebut telah memesan makanan sekitar 1.600 porsi yang sedianya untuk menjamu tamu undangan termasuk para santri saat acara penyambutan kepulangan Abu Bakar Baasyir.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten