Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Mayoritas formulir C pemberitahuan dikembalikan lantaran pemilih tidak dapat ditemui.

SOLOPOS.COM - Pemilih mencoblos di TPS 3 Damaran, Kelurahan Gayamprit, Klaten Selatan, Rabu (9/12/2020). TPS di bikin unik agar menjadi daya tarik pemilih di tengah pandemi Covid-19. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2020 dikembalikan ke KPU. Mayoritas dikembalikan lantaran pemilih tidak dapat ditemui.

Berdasarkan data yang dihimpun, formulir C pemberitahuan merupakan undangan yang diberikan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) ke calon pemilih ke tempat pemungutan suara (TPS). Undangan ini diberikan beberapa hari sebelum pemilihan. Sebagai informasi, jumlah DPT pada Pilkada 2020 sebanyak 961.070 pemilih.

Lantaran surat pemberitahuan itu tidak bisa diserahkan ke calon pemilih, KPPS mengembalikan formulir C pemberitahuan ke panitia pemungutan suara (PPS). Penyebabnya lantaran calon pemilih meninggal dunia, pindah alamat, tidak dikenal, tidak dapat ditemui, dan lain-lain.

Kasus Covid-19 Tertinggi di Klaten, Klaten Utara Siapkan Gedung Isolasi Mandiri Tingkat Kecamatan

Dari berbagai rincian itu, penyebab paling banyak yakni pemilih tidak dapat ditemui hingga 23.565 lembar formulir C pemberitahuan dikembalikan. Penyebab lain-lain sebanyak 4.206 lembar, meninggal dunia 2.607 lembar, pindah alamat 1.894 lembar, dan tidak dikenal 500 lembar.

Anggota KPU Klaten Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Wandyo Supriyatno, menjelaskan formulir C pemberitahuan yang dikembalikan itu berarti yang tak bertuan.

“Artinya ketika diberikan undangan mereka tidak ada karena sudah meninggal dunia, orangnya tidak ditemukan, dan lain-lain,” jelas Wandyo saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (11/12/2020).

Jawab Keluhan PHRI, Wali Kota Solo Tegaskan Karantina Hanya Untuk Pemudik

Dikembalikan H-1

Wandyo menjelaskan formulir C pemberitahuan yang tak bertuan itu dikembalikan ke PPS pada H-1 Pilkada. KPU lantas melakukan rekapitulasi jumlah formulir yang dikembalikan dari 26 kecamatan tersebut.

Soal jumlahnya yang mencapai puluhan ribu lembar, Wandyo menilai hal itu wajar. Jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 lalu, jumlah formulir C pemberitahuan yang dikembalikan sebanyak 50.000-an lembar. “Pemilu 2019 itu C6 yang dikembalikan mencapai 50.000-an lembar dari DPT sekitar 1.024.000 pemilih,” ungkap dia.

Tak Cuma Berbuat Cabul, Oknum Pelatih Silat di Sragen Juga Suruh Siswi Berfoto Tanpa Busana

Sebelumnya, Anggota KPU Klaten Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Syamsul Ma’arif, menjelaskan seluruh formulir C pemberitahuan yang tidak bisa terdistribusi ke calon pemilih dalam DPT, harus dikembalikan ke PPS.

“Semua formulir C pemberitahuan yang tidak terdistribusi harus dikembalikan ke PPS. Jika ternyata pemilih kembali pada hari H, bisa meminta ke PPS. Selanjutnya kami rekap semua sebagai bahan dasar untuk melihat berapa banyak yang tidak datang ke TPS,” kata Syamsul.

 

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...