Taj Yasin: Mau Doa Ya Doa Saja, Jangan Kasih Embel-Embel!

Putra Almarhum KH Maimoen Zubair, Taj Yasin Maimoen, meminta polemik tentang siapa yang mendoakan Mbah Maimoen dihentikan. Dia juga ingin agar pertemuannya dengan Habib Rizieq Shihab di Mekkah tidak dikaitkan dengan unsur politik atau dipolitisasi.

Taj Yasin: Mau Doa Ya Doa Saja, Jangan Kasih Embel-Embel!

SOLOPOS.COM - Kunjungan Taj Yasin Maimoen ke rumah Rizieq Shihab di Mekkah, Kamis (9/8/2019). (Twitter @dpplif)

Solopos.com, MEKKAH — Putra Almarhum KH Maimoen Zubair, Taj Yasin Maimoen, meminta polemik tentang siapa yang mendoakan Mbah Maimoen dihentikan. Dia juga ingin agar pertemuannya dengan Habib Rizieq Shihab di Mekkah tidak dikaitkan dengan unsur politik atau dipolitisasi.

Taj Yasin di Kota Mekkah, Jumat (9/8/2019), mengatakan pertemuan dengan Rizieq merupakan pesan dari Mbah Moen untuk menjaga silaturahim dengan siapapun. “Kami menjaga silaturahim, apa yang dipesankan Kiai Maimoen juga itu bagian kita merajut semuanya,” kata Taj Yasin.

Mbah Moen, kata dia, semasa hidupnya adalah sosok yang selalu menjaga ukhuwah dengan siapa saja. Taj Yasin mengatakan pertemuan itu juga sekaligus menjadi ajang bagi keluarga besarnya untuk mengucapkan terima kasih atas perhatian kepada sang ayah.

“Ukhuwah itu kita hubungkan, silaturahim biasa, karena tadi rangkaiannya sudah mendoakan, kita berterima kasih, itu saja,” katanya.

Gus Yasin yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan tidak ada unsur politik dalam pertemuan itu. “Enggak ada unsur politik atau apa, saya berharaplah, kita tahu di media sudah seperti itu, Kiai Maimoen sudah bahagia kenapa kita bikin permasalahan di meninggalnya Kiai Maimoen ini,” katanya.

Ia juga mengimbau siapapun untuk tidak mengupload video dan foto-foto meninggalnya Mbah Moen. “Kalau mau berdoa, berdoa saja, tidak usah diembel-embeli dengan ini ini. Kalau mau doa, ya doa saja, enggak usah dikasih embel-embel,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Taj Yasin bersama seluruh saudaranya yang turut serta ke Arab Saudi setelah meninggalnya sang ayah. Rizieq dalam pertemuan itu seperti dikatakan Yasin banyak bercerita tentang bagaimana prosesi pemakaman Mbah Moen, kewalian Mbah Moen, dan siapa saja yang mendoakan.

Mendekati waktu wukuf di Arafah, Taj Yasin bersama sejumlah saudaranya, di antaranya Gus Majid Kamil, Gus Rouf, dan Ning Sobihah akan mendampingi ibu mereka untuk melaksanakan ibadah haji.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.

Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Kasus kematian atau crisis fatality rate (CFR) akibat Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) masih terbilang tinggi.