Tutup Iklan
Tahun Ini, Pemkab Sukoharjo Akan Tutup 52 Minimarket
Ilustrasi berbelanja produk makanan dan minuman di minimarket. (Rachman/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo akan menutup 52 toko modern atau minimarket pada 2020 ini. Izin minimarket itu habis dan tidak akan diperpanjang.

Pemkab tidak memperpanjang izin operasional sesuai kebijakan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya ihwal moratorium minimarket hingga 2030 mendatang.

"Izin tidak diperpanjang sesuai kebijakan moratorium," kata Kabid Pengaduan Data dan Teknologi Informasi Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo, Rini Indriati, kepada Solopos.com, Senin (24/2/2020).

Pakde Kampret, Bakul Hik Pikul Nyentrik di Mangkunegaran Solo

Kebijakan moratorium perizinan pendirian minimarket baru di Sukoharjo otomatis berdampak pada jumlah minimarket yang terus berkurang.

Rini mengatakan sejauh ini telah menutup puluhan minimarket yang izin usahanya telah habis maupun tak berizin.

Penutupan melibatkan sejumlah pihak terkait, seperti Satpol PP dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM).

Pilkada Sukoharjo: Klaim Kantongi 35.000 KTP, Tikus Pithi Nyerah di Detik Terakhir

Kepala Disdagkop dan UKM Sutarmo mengatakan pengawasan akan terus dilakukan terhadap minimarket yang sudah ditutup dan tidak berizin dengan melibatkan tim Satpol PP.

Pengawasan ini untuk memastikan minimarket tersebut benar-benar tutup dan tidak beroperasi lagi.

11 Orang Terluka Akibat Ledakan di Stasiun Pengisian Elpiji Boyolali

"Kami akan melihat laporan dari DPMPTSP yang menerbitkan izin minimarket. Laporan untuk memastikan minimarket mana yang habis masa izin operasionalnya," katanya.

Data yang diperoleh Solopos.com, pada 2019 lalu Pemkab Sukoharjo menutup 22 minimarket yang habis masa izin operasionalnya. Pada 2020 ada 52 minimarket yang segera ditutup dan tahun depan ada satu minimarket.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho