Tahun Depan Tak Ada Lagi BST Rp300.000/Bulan Lur

Mensos Tri Rismaharini mengisyaratkan tak akan ada lagi bantuan sosial tunai (BST) pada tahun depan.

 Menteri Sosial, Tri Rismaharini. (Kemensos)

SOLOPOS.COM - Menteri Sosial, Tri Rismaharini. (Kemensos)

Solopos.com, JAKARTA — Warga terdampak pandemo Covid-19 kemungkinan besar tak akan lagi menikmati bantuan sosial tunai senilai Rp300.000/bulan. Pasalnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengisyaratkan tak ada lagi bansos tunai (BST).

Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI menyetujui anggaran Kemensos untuk Tahun 2022 sebesar Rp78,25 triliun.

Dalam raker yang dihadiri 3 menteri, Mensos Risma menjelaskan dari anggaran TA 2022 sebesar Rp78,25 triliun tersebut, sebesar 0,66% dialokasikan untuk belanja pegawai. Kemudia 0,36% untuk belanja barang operasional. Sebesar 4,18% untuk belanja barang non-operasional (honor pendamping; bantuan operasional untuk LKS, SLRT; program Atensi), dan sebesar 0,13% untuk belanja modal.

“Kemudian dari anggaran tersebut, kami juga anggarkan sebesar Rp74,08 triliun [94,67%] untuk bansos yang meliputi Program Keluarga Harapan [PKH], Kartu Sembako, bantuan pemberdayaan Komuditas Adat Terpencil [KAT], bantuan korban bencana, Rehabilitasi Sosial RTLH, alat bantu aksesibilitas, dan sebagainya,” kata Risma seperti dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Soal Bansos Puan Maharani, Eko Josmart: Kami Tak Sumbang Apa Pun

Selain Mensos, Menteri yang hadir dalam raker tersebut yakni  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Ada pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito.

Mengacu pada pemaparan tersebut, Risma tidak menyebutkan bansos atau BST untuk PPKM sebesar Rp300.000 per orang. Sebelumnya, anggaran untuk BST ditetapkan sepanjang 2021.

Secara umum, Kemensos mengalokasikan anggaran untuk Program Perlindungan Sosial sebesar Rp77,15 triliun dan Program Dukungan Manajemen sebesar Rp1,09 triliun. Anggaran untuk Prioritas Nasional dialokasikan sebesar Rp76,96 triliun dan program Non Prioritas Nasional sebesar Rp1,29 triliun.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bantuan Tunai PKL dan Warung Segera Cair

Seperti diketahui, BST atau bansos tunai Rp300 ribu sebenarnya sudah berakhir pada April 2021. Namun, pemerintah bakal menyalurkan kembali bansos tunai Mei-Juni pada Juli 2021 karena kebijakan PPKM Darurat. Bukan itu saja, Mensos Risma mendistribusikan BST sebesar Rp600 ribu untuk masing-masing penerima.


Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Gencarkan Digitalisasi Sistem Pendidikan Menuju Era Industri 4.0

Bidang pendidikan dituntut mengembangkan sistem pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa berbasis TI menuju smart education.

Al Firdaus, Sekolah International Baccalaureate Pertama di Jawa Tengah

Al Firdaus World Class Islamic School saat memutuskan bekerja sama dengan International Baccalaureate (IB), yayasan pendidikan internasional asal Jenewa, Swiss. Tahun ini Primary Years Programme (PYP) untuk usia 3-12 tahun serta Middle Years Programme (MYP) untuk usia 11-14 tahun di Al Firdaus resmi terotorisasi IB.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Akan Jalani Sudhi Wadani

Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, pindah ke agama Hindu dan akan menjalani proses Sudhi Wadani di Bali.

Lereng Gunung Batur Di Gianyar Bali Terbakar

Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (21/10/2021) sore.

Siap-Siap, Gerbong Mutasi Lanjutan Pejabat Sukoharjo

Saat ini, jabatan strategis yang masih kosong yakni Asisten II Setda Sukoharjo, Asisten III Setda Sukoharjo dan staf ahli bupati.

Sejarah Hari Ini : 23 Oktober 2011, Simoncelli Kecelakaan di Sepang

Berbagai peristiwa terjadi di dunia pada 23 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Miris! Operator Call Center Basarnas Tewas Dibegal

Seorang pegawai Basarnas menjadi korban begal di Kemayoran, Jakarta Pusat. Korban meninggal dunia akibat dibacok kawanan begal.

Viktor Laiskodat Lulus Doktor UKSW, Angkat Disertasi Wisata NTT

Viktor Laiskodat membuat disertasi berangkat dari dari sebuah permasalahan mengapa masyarakat NTT masih miskin padahal wilayah itu kaya sumber daya alam.

Stok Vaksin Covid-19, Indonesia Kembali Terima Pfizer dan AstraZeneca

Selain menjaga ketersediaan, tambahan vaksin Covid-19 ini juga untuk mengejar target kekebalan kelompok hingga akhir 2021.

Dituding Aktor Utama, Amien Rais Ungkap Detik-Detik Gus Dur Lengser

Amien Rais menolak disebut sebagai aktor utama namun mengakui sebagai bagian dari lengsernya Gus Dur.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Raih Gelar Doktor dari UKSW Salatiga

Viktor meraih gelar Doktor Program Studi Pembangunan dari UKSW dengan nilai IPK 3,92.

Mega Korupsi Jiwa Sraya, 1.200 Aset Belum Laku!

PT Jiwasraya bahkan tercatat memiliki aset gedung di pengujung utara Indonesia, yakni di Pulau Sangihe yang berbatasan dengan Filipina.

Hari Dharma Karyadhika, Kemenkumham Beri Bingkisan Pasien Wisma Atlet

Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham menggelar bakti sosial guna memperingati Hari Dharma Karyadhika.

Wisatawan Asing dari 45 Negara Bisa keThailand Tanpa Wajib Karantina

Wisatawan dari 45 negara berisiko rendah yang sepenuhnya divaksinasi COVID-19 akan dapat mengunjungi Thailand tanpa persyaratan karantina mulai 1 November.

Tinggalkan PAN, Amien Rais: Saya Gagal Mendidik Sikap Mental

Ia mengaku gagal mendidik sikap mental dan moral di PAN yang didirikannya seusai reformasi 1998.