TAHUN BARU IMLEK : Hari Ini Grebeg Sudiro, Ini Rute Karnaval
Grebeg Sudiro (Dok/JIBI/Solopos)

Imlek 2015 di Kota Solo salah satunya diperingati oleh Grebeg Sudiro yang berlangsung Minggu (15/2/2015) ini.

Solopos.com, SOLO –Warga Sudiroprajan, Jebres, Solo, hari ini, Minggu (15/2/2015) menggelar Grebeg Sudiro. Mengusung tema Manunggaling Budhaya Nguri-uri Luhuring Bangsa, Grebek Sudiro akan mengusung 4.000 kue keranjang dan beragam tokoh legenda Tiongkok. Rute karnaval dimulai dari Pasar Gede.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga Sudiroprajan yang terdiri atas warga kerturunan Tionghoa dan pribumi dapat selalu hidup rukun demi mengamplikasikan konsep Bhineka Tunggal Ika.

Rute karnaval ini bermula dari Pasar Gede-Jl. Jenderal Sudirman-Jl. Mayor Sunaryo-Jl. Kapten Mulyadi-Jl. R.E. Martadinata-Jl. Cut Nyak Dien-Jl. Ir. H. Juanda-Jl. Jenderal Urip Sumoharjo.

Tak heran, dalam karnaval yang rencananya juga dihadiri Menteri Perdagangan, Rachmad Gobel itu akan menampilkan berbagai hal yang merefleksikan karakter wong Sudiroprajan.

Tak hanya budaya Tionghoa dan pribumi yang diangkat, saat karnaval budaya juga akan disuguhkan kuliner khas milik warga Sudroprajan, seperti kue keranjang yang menjadi salah satu ikon kuliner warga Tionghoa saat Imlek tiba.

“Selesai karnaval, ribuan kue keranjang itu akan dibagikan ke warga. Acara ini menjadi salah satu yang spesial di Grebeg Sudiro 2015 [selain kegiatan umbul mantram, wisata perahu hias, dan pesta kembang api],” kata Lurah Sudiroprajan, Dalima, saat berkunjung di Solopos, Kamis (12/2/2015).

Lurah Pasar Gedee, Nur Rahmadi, mengatakan pihaknya juga siap mengerahkan paguyuban pedagang guna mengikuti karnaval budaya. Tak ingin kalah dengan warga Sudiroprajan, paguyuban pedagang Pasar Gede juga akan menyuguhkan tumpeng buah.

“Nanti akan ada tumpeng buah seberat kurang lebih dua kuintal. Aneka buah yang dipajang nanti, berupa rambutan dan buah-buahan lainnya. Harapan dari kegiatan ini, semoga kegiatan yang dilakukan para pedagang lebih lancar dan laris,” katanya.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2015, Henri S., mengatakan karnaval budaya yang digelar Minggu nanti juga dimeriahkan dengan aneka pakaian legenda Tiongkok.

“Ada 130-an orang yang akan mengenakan pakaian khas Tiongkok, seperti dewi-dewi, Sun Gho Kong (cerita kera sakti), dan lain sebagainya. Di samping itu juga akan ada pemasangan lampion yang bisa mencapai 10.000 buah,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho