Ilustrasi sperma. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Sel sperma sering kali digambarkan mirip kecebong atau mirip kecambah. Bentuk seperti itu memang bentuk asli sel sperma.

Kemiripan dengan kecebong maupun kecambah antara lain terletak pada ekor yang menjuntai di belakang. Ternyata, ekor pada sel sperma memiliki peran penting dalam menunjang motilitas atau kemampuan bergerak.

Suatu penelitian di University of Gothenburh di Swedia mengungkap adanya struktur heliks atau melingkar yang awalnya dianggap misterius pada ekor sperma. Struktur itu terungkap lewat teknologi cryo-electron tomography dan diberi nama Tail Axoneme Intralimenal Spiral atau TAILS.

"Spiral yang baru ditemukan ini memberikan dorongan di ekor sperma," jelas para ilmuwan soal temuan tersebut seperti dikutip Detik.com, Minggu (17/11/2019).

Selain struktur, mekanisme gerak sel sperma juga mempengaruhi kelincahan dalam meluncur menembus selubung sel telur. Prof David Sinton dari University of Toronto mengungkap hal itu dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukannya.

Menurut David, sperma yang unggul tidak bergerak secara tiga dimensi seperti tutup botol, seperti yang diyakini selama ini. Menurutnya, ketika bergerak secara dua dimensi atau disebutnya mirip ular yang merayap, sperma lebih unggul dalam hal kecepatan.

Mekanisme gerak ini tentu saja melibatkan ekornya yang panjang. "Saat sperma manusia berenang secara dua dimensional, mereka bisa berenang sekitar 50% lebih cepat," jelasnya.

Itu artinya, ekor pada sel sperma memiliki peran penting dalam pembuahan. Ekor sel sperma menentukan kecepatan dalam menembus sel telur.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten