Tutup Iklan
Tahapan Pilkada: 2.020 Calon PPDP Wonogiri Jalani Rapid Test
Pelaksanaan rapid test untuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Wonogiri di Balai Desa Batuwarno, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, Kamis (9/7/2020). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Komisi Pemilihan Umum Wonogiri melaksanakan tes cepat atau rapid test bagi para calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Kegiatan tersebut serentak diselenggarakan di 25 kecamatan. Jumlah peserta yang mengikuti tes cepat sebanyak 2.020 orang, sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya. Setiap TPS terdapat satu PPDP.

Ketua KPU Wonogiri,Toto Sihsetyo Adi, mengatakan rapid test merupakan syarat yang harus dipenuhi penyelenggara pilkada di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Ia mengatakan PPDP akan mulai bertugas pada 15 Juli kelak. Maka dari itu rapid test merupakan suatu kewajiban yang harus terpenuhi sebelum melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di lapangan.

Kasus WNA Prancis Cabuli 305 Anak di Jakarta Terbongkar Lewat Video

"Jika ada peserta yang reaktif langsung diganti. Pengganti juga akan menjalani rapid test," kata dia kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Pelaksanaan rapid test, lanjut dia, dilaksanakan di kantor kecamatan atau balai desa. Ia sudah mengintruksikan agar peserta yang mengikuti dijadwal untuk menghindari kerumunan.

Sumber dana yang digunakan untuk rapid test bersumber dari APBN. Menurut dia, ada dana khusus untuk alokasi alat perlindungan diri dan rapid test. Dana tersebut sebesar Rp5 miliar.

Tidak hanya PPDP, nantinya petugas KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga akan melakukan rapid test sesuai jadwal yang ditentukan.

Toto mengatakan, pelaksanaan rapid test bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Sedangkan, petugas di setiap kecamatan dilakukan oleh tenaga kesehatan di setiap Puskesmas.

Rekomendasi Saham 19 Juli, Simak Saham-Saham Menarik Ini


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho