Tutup Iklan

Arsip Berita urban farming

Kebun Warga untuk Pengembangan Ekonomi dan Bantu Cegah Stunting

Warga RW 011 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, mengelola kebun sayuran di lahan bekas relokasi bantaran Sungai Bengawan Solo. Keberadaan kebun itu membantu mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program kesehatan pencegahan stunting.

Kembali ke Urban Farming, Upaya Ketahanan di Masa Pandemi

Terkait ketahanan pangan, urban farming sudah banyak terbukti mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat di perkotaan.

Harus Lebih Banyak Green Jobs Diciptakan

Green jobs adalah prakarsa bersama untuk menyelamatkan bumi dan menjamin realisasi pembangunan berkelanjutan.

Kementan Mendukung Penuh Urban Farming di Kota Solo

Kota Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming.

Makin Diminati Masyarakat Perkotaan, Kementan Gairahkan Budidaya Urban Farming

Urban farming adalah sebuah konsep memindahkan pertanian konvensional menjadi pertanian perkotaan.

Berapa Volume Tandon Ideal untuk Hidroponik? Ini Penjelasannya

Volume tempat penampungan air nutrisi atau tandon yang ideal menjadi bagian penting dalam sistem tanam ala hidroponik.

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Hidroponik Sistem DFT atau NFT

Sistem tanam ala hidroponik untuk bisnis kerap dihadapkan pada pilihan Deep Flow Technique atau DFT dan Nutrient Film Technique alias NFT.

Budidakolponik, Budi Daya Ikan & Sayuran ala SMPN 2 Karangnongko Klaten

Sekelompok guru di SMPN 2 Karangnongko, Klaten mengembangkan Budidakolponik untuk mengisi waktu di sela-sela pembelajaran online.

Mendulang Cuan dari Pekarangan Rumah dengan Si Mungil Azolla Microphylla

Ruang kosong pekarangan rumah kini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan rupiah dengan menanam Azolla Microphylla.

Menjual Sayuran Hidroponik Tidak Sulit, Begini Caranya

Menjual sayuran hidroponik kerap dikeluhkan oleh sejumlah petani pemula urban farming ini.

Berdaya dari Pekarangan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (4/4/2020). Esai ini karya Opik Mahendra, Kepala Seksi Bina Usaha Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah mah_opik@yahoo.co.id.

Tak Sampai Rp20.000, Bisa Bikin Hidroponik di Rumah

Bikin hidroponik di rumah bisa untuk menopang sumber pangan keluarga di tengah pandemi Covid-19.

Punya Penghasilan Setara UMK lewat Bertani Hidroponik Seledri di Rumah

Yulianto mengaku mengembangkan hidroponik seledri lereng Lawu yang sudah familiar di antara pedagang dan pembeli di wilayah Soloraya.

Mengintip Kebun di Atap Rumah lewat Akuaponik Veltikultur

Punya kebun di atap rumah sudah dilakoni Heni sejak beberapa tahun lalu dengan menjajal berkebun berbagai sayur seperti sawi, terong, kacang, dan pare.

Berkebun di Lahan Sempit Rumah, Tak Butuh Biaya Tinggi

Jika bibit dapat mengambil dari dapur, biaya yang muncul saat berkebun di lahan sempit rumah adalah untuk pembeliam tanah campuran.

Ingin Memulai Urban Farming, Perhatikan 4 Hal Ini

Mungkin kamu bisa memulai urban farming dengan menanam jenis sayur-sayuran. Misalnya terong dan cabai yang bijinya tinggal disebar.