Tutup Iklan

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

 Ilustrasi (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Antara)

Solopos.com, KULONPROGO — Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di ruas jalan Nagung-Brosot, Kulonprogo, pada Rabu (13/10/2021).

Lokasi kecelakaan tersebut berada di Kalurahan (Kelurahan) Gotakan, Kapanewon (Kecamatan) Panjatan. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan mobil pikap dan sepeda motor matik.

Kapolsek Panjatan AKP Harun Dwi menerangkan pikap bernomor polisi AB8116 DC dikemudikan berinisial T, 43, dan seorang penumpang bernama M, 64. Keduanya merupakan warga kalurahan Gulurejo, kapanewon Lendah, Kulonprogo.

“Sedangkan, sepeda motor matik Honda Scoopy bernomor polisi AB 6963 UJ dikendarai oleh Rizki Amalia Nur Annisa, 21, warga Kasihan, Bantul. Serta seorang pembonceng perempuan yang belum diketahui identitasnya. Korban meninggal dunia adalah pengemudi motor dan pembonceng. Untuk identitas pembonceng motor belum diketahui,” kata Harun pada Rabu (13/10/2021).

Baca juga: 20 Perahu TPI Kulonprogo Berlomba Tangkap Ikan, Kampanye Jogo Segoroku?

Kecelakaan nahas diketahui berawal saat mobil yang dikendarai oleh T melaju dari arah selatan ke utara di ruas jalan Nagung-Brosot, kalurahan Gotakan, kapanewon Panjatan, Kulonprogo. Secara bersamaan, sebuah motor matik yang dikendarai oleh Rizki Amalia Nur Annisa dan seorang pembonceng melaju dari arah berlawanan.

Dikatakan Harun, mobil dan motor sebenarnya melaju dengan kecepatan sedang. Namun, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah saksi, laju mobil terlalu ke arah kanan. Di saat yang bersamaan muncul motor milik korban. Dikarenakan jarak yang sudah dekat, akhirnya tabrakan tidak terhindarkan.

“Karena jarak yang terlalu dekat tabrakan tak bisa terhindarkan. Bahkan, motor mental dan pemboncengnya jatuh ke sungai. Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, mobil melaju dengan kecepatan sedang tapi terlalu ke kanan, di sisi lain ada sepeda motor dari arah berlawanan,” imbuh Harun dikutip dari Harian Jogja.com.

Baca juga: Mahasiswa di Tangerang Dibanting Polisi, Ini Kronologinya

Patuhi Aturan Lalu Lintas

Akibat kecelakaan tersebut, baik pengemudi dan pembonceng mengalami pendarahan di hidung maupun mulut. Patah tulang di sejumlah bagian tubuh seperti tangan bahu juga dialami oleh keduanya. Demi kepentingan pemeriksaan lanjutan, kedua jasad korban yang seketika meninggal dunia di TKP kemudian dibawa ke RSUD Wates.

“Sementara itu, supir pick up mengalami luka di bagian wajah sebelah kanan karena terkena pecahan kaca. Sedangkan, penumpang mobil pick up tidak mengalami luka. Masing-masing kendaraan mengalami kerusakan. Kasus kecelakaan tersebut juga sudah dilimpahkan ke Polres Kulonprogo,” ungkap Harun.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan pengendara motor maupun mobil di wilayah Kulonprogo diimbau untuk menaati peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Kami dari jajaran Polres Kulonprogo mengimbau agar masyarakat menaati peraturan lalu lintas yang ada. Harapannya, jika masyarakat patuh terhadap aturan lalu lintas, korban jiwa di jalan bisa dihindari,” kata Jeffry.

 

 


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

PSS Sleman Kalah, Kantor Manajemen Dibakar

Kantor Manajemen PSS Sleman atau Omah Sleman dibakar oleh orang tak dikenal saat PSS Sleman melakoni laga kontra Persita Tangerang di Stadion Manahan, Solo.

Diduga Hendak Berbuat Jahat, 15 Remaja Digiring ke Mapolres Kulonprogo

Belasan remaja tanggung diringkus aparat Polres Kulonprogo karena diduga akan berbuat kejahatan jalanan, seperti klitih.

Kampung Flory Sleman Buka Lagi, Punya Wahana Baru yang Asyik Banget

Sejumlah wahana baru disediakan pengelola Kampung Flory Sleman yang bisa bikin pengunjung semakin merasa nyaman.

Kulonprogo Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Ini Dasarnya

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kulonprogo menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di wilayahnya menyusul banyaknya kejadian bencana tanah longsor.

Penyu Ditemukan di Pantai Selatan Kulonprogo, Dicek Tim SAR Sudah Mati

Warga di pesisir pantai selatan Kulonprogo kembali menemukan penyu. Penyu tersebut tak bisa diselamatkan dan dikubur di pinggri pantai.

Gegara Beri Manusia Silver Rp1.000, 3 Warga Sleman Didenda Rp50.000

Tiga warga Sleman itu tertangkap basah oleh Satpol PP DIY memberikan uang kepada manusia silver di simpang tiga jalan raya Solo-Jogja.

OP Minyak Goreng Belum Mampu Tekan Kenaikan Harga

Harga minyak goreng di Kabupaten Sleman saat ini dijual antara Rp19.000-Rp19.500 per liter.

Syiar Islam, 489 Peserta Ikuti MTQ 2021 Kota Jogja

Sebanyak 489 peserta berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jogja.

Joss! Guru Honorer di Kota Jogja Digaji Sesuai UMP

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga atau Disdikpora Kota Jogja memastikan gaji guru tidak tetap atau honorer di wilayahnya setara dengan UMP DIY.

Tambah Tiga, Peserta Didik di Jogja Positif Covid-19 Jadi Tujuh

Kasus positif Covid-19 pada peserta didik yang menjalani PTM di Kota Jogja bertambah tiga orang, sehingga menjadi tujuh orang.

Diundang Pemkot Jogja Terkait Relokasi, PKL Malioboro Merasa Dijebak

Pemkot Jogja dikabarkan bakal merelokasi PKL Malioboro tahun depan. Lokasi baru PKL Malioboro adalah di area eks gedung Dinas Pariwisata DIY tepatnya utara kantor DPRD DIY.

PPKM Level 3 Saat Nataru, Pemkot Jogja Bahas Aturan Malioboro

Pemkot Jogja akan membahas penerapan aturan di Malioboro terkait PPKM level 3 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Siswa SMA SMK Sleman Positif Covid-19 Dirawat di Isoter Jogja

Sebanyak 13 siswa SMA/SMK dari 20 siswa yang terpapar Covid-19 dirawat Isolasi Terpusat (Isoter) Asrama Haji Jogja.

Pemuda Bucin Maling & Jual Perabot Rumah Ortu Demi Traktir Pacar

Seorang pemuda di Bantul, DIY, nekat mencuri dan menjual perabot hingga genting rumah orang tuanya demi membahagiakan pacarnya.

Paman di Kulonprogo Cabuli Keponakan Saat Tidur, Beralasan Khilaf

Seorang paman di Kulonprogo mencabuli keponakannya yang masih di bawah umur saat korban tertidur di rumah pelaku.

Jika Terbukti Bersalah, Sanksi Menanti Pejabat Disdikpora Kulonprogo

Sanksi tegas disiapkan oleh Pemkab Kulonprogo kepada yang pejabat Disdikpora bila terbukti bersalah melakukan tindak korupsi GOR Cangkring.