Ilustrasi kecelakaan (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dua sepeda motor yang dikendarai remaja -diduga-mengantuk-kecelakaan-di-tol-solo-sragen-tewaskan-1-orang" title=" Sopir Diduga Mengantuk, Kecelakaan di Tol Solo-Sragen Tewaskan 1 Orang Sopir Diduga Mengantuk, Kecelakaan di Tol Solo-Sragen Tewaskan 1 Orang">bertabrakan dengan mobil di Jalan Raya Matesih-Tawangmangu, Dusun Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (18/6/2019) pukul 15.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Namun dua remaja mengalami luka. Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan itu melibatkan mobil Isuzu Panther berpelat nomor H 8783 QC dengan dua sepeda motor, yakni Honda CB 150R berpelat nomor AD 6987 OZ dan Honda Supra berpelat nomor AD 4510 VV.

Mobil Isuzu Panther melaju dari barat atau Matesih ke timur atau Tawangmangu. Mobil dikemudikan Tarno, 54, warga Somokado, RT 001/RW 004, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu.

Sedangkan dua sepeda motor melaju dari arah berlawanan atau Tawangmangu ke Matesih. Honda CB 150R dikendarai Sharon Ivan, 18. Dia berstatus pelajar dan tinggal di Banjarsari, Solo. Dia memboncengkan Heri Adi Pamungkas, 16, warga Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Pengendara Honda Supra yakni Seto Kris Cahyanto, 15, warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo. Dia memboncengkan Hendrawan Aji Pamungkas, 17, warga Pucang Sawit, Jebres, Solo.

Kanit Laka Satlantas Polres -dengan-mobil-pengendara-motor-asal-solo-meninggal-di-karanganyar" title="Tabrakan Dengan Mobil, Pengendara Motor Asal Solo Meninggal di Karanganyar">Karanganyar, Iptu Sutarno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, menuturkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Tetapi pengendara motor mengalami patah tulang kaki akibat kejadian tersebut.

Mereka yang mengalami patah tulang kaki adalah Heri dan Seto. "-dengan-mobil-pengendara-motor-asal-solo-meninggal-di-karanganyar" title="Tabrakan Dengan Mobil, Pengendara Motor Asal Solo Meninggal di Karanganyar">Kecelakaan terjadi saat mobil Isuzu Panther berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan melaju dua sepeda motor dari arah berlawanan. Diduga jarak sudah terlalu dekat sehingga pengemudi mobil tidak bisa menguasai laju kendaraan," ujar Sutarno saat dihubungi Solopos.com, Rabu (19/6/2019).

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten