Syarat Roro Jonggrang Awal Mula Candi Sewu di Dekat Jogja

Roro Jonggrang memberikan dua syarat kepada Bandung Bondowoso jika ingin menikahinya. Syarat antara lain membangun seribu candi dalam semalam.

 Ilustrasi Bandung Bondowoso mengubah Roro Jonggrang menjadi candi keseribu. (Youtube—Dongeng Kita)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Bandung Bondowoso mengubah Roro Jonggrang menjadi candi keseribu. (Youtube—Dongeng Kita)

Solopos.com, JOGJA — Roro Jonggrang menjadi pemicu keberadaan Candi Sewu di dekat Jogja. Mulanya, Roro Jonggrang memberikan dua syarat kepada Bandung Bondowoso untuk bisa menikahinya. Syarat yang pertama, pemuda itu harus mendirikan Sumur Jalatunda dan yang terakhir harus membangun seribu candi dalam semalam.

Seperti yang dihimpun Semarangpos.com dari Youtube channel Dongeng Kita, Selasa (23/6/2020), Roro Jonggrang tahu jika Bandung Bondowoso adalah orang yang membunuh ayahnya alias Prabu Baka. Itulah mengapa ia memberikan dua syarat yang sulit untuk dikabulkan.

Namun, karena Bandung Bondowoso memiliki kekuatan sakti, ia dengan mudah memenuhi permintaan putri dari Prabu Baka itu. Seperti contoh, Sumur Jalatunda yang ia bangun dengan mudah dalam waktu yang singkat.

Gubernur Jateng Minta Semarang Tak Buru-Buru Buka Tempat Wisata  

Roro Jonggrang yang melihat itu kaget karena telah gagal membuat Bandung Bondowoso tidak bisa menikahinya. Tidak kehabisan ide, ia langsung menyuruh pemuda itu untuk masuk dan mengecek ketahanan sumur.

Karena benar-benar tidak ingin menikah dengan Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang langsung mengutus pasukannya untuk melempar batu besar ke dalam sumur itu. Mengetahui itu, Bandung Bondowoso marah besar dan langsung keluar dari dalam Sumur Jalatunda.

Protes Roro Jonggrang

Ia langsung menghadap ke Roro Jonggrang dan hendak melayangkan protes. Namun, putri itu selalu memiliki akal yang cerdik. Ia meminta maaf dan berjanji jika Bandung Bondowoso berhasil mewujudkan syarat terakhir, ia dengan senang hati akan menikah dengan pemuda itu.

Gadis Indigo Cerita Soal Pabrik Cerutu di Jogja, Eh Ada Suara Ketawa…

Mendengar hal itu, Bandung Bondowoso langsung dengan semangat bertanya apa syarat selanjutnya. Roro Jonggrang yang sangat cerdas memerintahkan pemuda itu untuk membangun seribu candi dalam kurun waktu semalam saja.

Bandung Bondowoso kaget namun juga tidak kehabisan akal. Demi bisa menikahi Roro Jonggrang, ia memanggil kawanan jin untuk membantunya mendirikan seribu candi dalam waktu yang singkat.

Benar saja, baru tengah malam, candi yang dibangun Bandung Bondowoso sudah hampir selesai. Roro Jonggrang yang melihat dari istana kaget dan berusaha memikirkan cara lain agar pemuda itu gagal.

Gubernur Jateng Pamerkan Tempat Ngopi di Bekas Kantor Raja Gula

Sebuah ide cemerlang terlintas di kepala putri Prabu Baka itu. Roro Jonggrang ingin menghentikan kegiatan Bandung Bondowoso dan para jin yang sudah menyelesaikan 999 candi. Dengan sekuat tenaga, ia memanggil seluruh pembantu istana.

 Bakar Jerami

Roro Jonggrang membangunkan semua dayang istana untuk membantunya menumbuk padi dengan antan atau alat pendamping lesung. Ia juga menyuruh pembantu istana untuk membakar jerami di bagian timur supaya terlihat seperti matahari terbit.

Kedua hal itu ia lakukan supaya Bandung Bondowoso berpikir jika hari mulai pagi dan rakyat istana mulai berkegiatan seperti biasanya. Benar saja, kawanan jin yang takut dengan matahari langsung lari terbirit-birit.

30 Tempat Wisata di Kota Semarang Sudah Tak Sabar Terima Wisatawan  

Tapi tidak dengan Bandung Bondowoso. Ia tahu jika Roro Jonggrang menipunya untuk kedua kali. Dengan kemarahan yang tidak bisa dibendung, pemuda itu langsung menghadap ke Roro Jonggrang dan menggumamkan sebuah mantra.

Ajaibnya, tubuh Roro Jonggrang berubah menjadi batu dan Bandung Bondowoso berhasil mengubahnya menjadi candi yang terakhir. Jadi seribu candi yang dibangun oleh pemuda itu sesuai dengan permintaan Roro Jonggrang.

Konon, candi yang dibangun oleh Bandung Bondowoso masih ada di Kota Jogja dengan nama Candi Sewu. Seperti artinya, "sewu" memiliki arti "seribu" sesuai dengan syarat yang diberikan Roro Jonggrang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan

Berikut kronologi lengkap pembunuhan perempuan yang dilakukan Agus Supriyanto hingga mayat janda berinisial DS, warga Pemalang dibuang di hutan Grobogan.

Duh, Penangguhan Penahanan Ditolak, Mbah Minto Demak Tetap Dibui

Permintaan penangguhan penahanan terhadap kakek penjaga kolam ikan di Demak yang gagalkan aksi pencuri, Kasminto alias Mbah Minto, ditolak hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak.

Ini Cara Pelaku Lakukan Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan

Agus Supriyanto, 37, menghabisi perempuan berinisial DS yang dibuang di hutan Grobogan di dalam mobil saat perjalanan ke Pemalang.

Kawasan Geopark Kebumen Digadang-Gadang Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Terdapat juga 41  situs geologi yang menjadi situs utama di dalam kawasan Geopark Karangsambung-karangbolong. Situs tersebut dilengkapi dengan delapan situs biologi dan 10 situs budaya.

Begini Kabar Terbaru Mbah Minto, Kakek di Demak yang Bacok Pencuri

Kasiminto alias Mbah Minto, kakek penjaga kolam ikan di Demak yang bacok pencuri mulai menjalani sidang perdana atas kasus penganiayaan.

Pelaku Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan, Berniat Nikahi Korban

Agus Supriyanto, 37, warga Mranggen, Demak pelaku pembunuhan perempuan berinisial DS, 32, sebenarnya berniat menikahi korban.

Pakar Bagi Tips Komunikasi Antarbudaya dalam Profesi PR di Webinar UKSW

Melalui teknologi informasi orang-orang dapat dihubungkan namun melalui teknologi informasi pula orang-orang dipisahkan dari kelompoknya.

Diguncang Gempa Swarm, Ratusan Warga Ambarawa Mengungsi

Ratusan warga di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) memilih mengungsi dari rumah akibat rentetan gempa atau gempa swarm yang terjadi di Salatiga-Ambarawa.

Jajal Resep Bongko Mento, Penganan Khas Buka Puasa nan Gurih dan Nikmat

Bongko Mento ini merupakan olahan kue dadar yang diisi dengan tumisan suwiran dada ayam dan potongan sayur, seperti jamur kuping dan soun.

Pemprov Jateng Kebut Vaksinasi Covid-19 Lewat 3 Program Ini

Pemprov Jateng berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran lansia melalui program layanan mobil keliling, vaksinasi massal door to door, dan membuka gerai vaksin.

Pelaku Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan, Terancam Hukuman Mati

Agus Supriyanto, 37, tersangka pembunuhan korban berinisial DS yang mayatnya dibuang di hutan, atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati.

Pembunuh Perempuan di Hutan Grobogan Tertangkap, Ini Identitasnya

Aparat kepolisian menangkap pelaku pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus plastik di hutan Grobogan.

Rentetan Gempa Terjadi di Salatiga-Ambarawa, Ini Pesan Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta masyarakat tidak panik terhadap peristiwa rentetan gempa di Salatiga, dan Kabupaten Semarang, khususnya Ambarawa.

Pengurus Baru IPHI Sidorejo Salatiga Dilantik, Ini Ketuanya

Setelah tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, pengurus baru IPHI Sidorejo, Kota Salatiga, dilantik.

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.