Syarat Penerima UHC Semarang Diubah, Wajib Sertakan Surat Keterangan Domisili

Dinas Kesehatan Kota atau DKK Semarang menemukan banyak penerima UHC tidak berdomisili di Kota Semarang.

Senin, 26 September 2022 - 21:46 WIB Penulis: Ponco Wiyono Editor: Imam Yuda Saputra | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Abdul Hakam. (Solopos.com-Ponco Wiyono)

Solopos.com, SEMARANG — Sekitar 107.000 warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), rupanya belum terkover program Universal Health Coverage (UHC). Ratusan ribu warga itu pun menjadi target alokasi program UHC pada anggaran perubahan APBD 2022 Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, M. Abdul Hakam, mengatakan anggaran untuk mengkover warga dalam program UHC hingga akhir tahun ini mencapai Rp123 mliar. “Siapa saja yang akan menerima UHC ini? Kami sedang sinkronkan data dengan Dinas Sosial,” ujar Hakam, Senin (26/9/2022).

UHC, menurut Hakam, dibiayai APBN dan APBD, atau mandiri. Sejauh ini, warga yang sudah memiliki asuransi kesehatan ini sudah mencapai 98,87 persen, di mana sekitar 107.000 orang di antaranya dibiayai APBD.

“Seleksi penerima UHC ini didasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ada pada Kementerian Sosial. Sinkronisasi perlu mengingat setiap bulannya DTKS terus mengalami perubahan data,” jelas Abdul Hakam.

Sementara terkait persentase kepesertaan asuransi kesehatan di Kota Semarang, Hakam menyebut ada penurunan dari semula 99,01 persen kini menjadi 98,87 persen.

Baca juga: Selamat! 95,48% Warga Terdaftar JKN, Pemkab Klaten Raih UHC

“Penurunan ini disebabkan karena perubahan data penduduk di Kota Semarang, pada semester pertama 2022 yang semula 1,60 juta jiwa naik menjadi 1,66 juta jiwa,” sambungnya.

Sementara untuk persyaratan penerima UHC yang dibiayai dengan APBD Kota Semarang, dikatakan Abdul Hakam akan diperketat lagi. Ketentuan peserta wajib memiliki KTP Kota Semarang akan ditambah keterangan domisili.

“Baru ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan [BPK] terkait dengan adanya penerima UHC yang sudah tidak tinggal di Kota Semarang. Dari penelusuran, didapati yang bersangkutan ber-KTP Semarang tapi tidak berdomisili di sini,” ujar Hakam.

Baca juga: Kapok! Bobol Minimarket di Klaten, 3 Maling Ini Dibekuk Polisi di Semarang

Atas dasar itu, syarat penerima UHC di Kota Semarang akan diubah ke depannya. Jika sebelumnya, penerima UHC hanya wajib menyerahkan KTP dan KK Kota Semarang, nanti ke depan akan ditambah wajib tinggal di Kota Semarang yang ditandai dengan surat pernyataan domisili.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jateng Jelang Libur Nataru, Bus Pariwisata Jadi Perhatian Dishub Semarang 2 jam yang lalu

HEADLINE jateng Tabrak Trotoar, Pengendara Motor Meninggal Terlindas Minibus di Semarang 2 jam yang lalu

HEADLINE jateng Ayo Party Tahun Baruan di Hotel Dekat Pantai Bandengan Jepara, Dijamin Pecah! 4 jam yang lalu

HEADLINE jateng Pj Wali Kota Salatiga: Hasil Korupsi Bukan Rezeki 5 jam yang lalu

HEADLINE jateng Kaget! Hendak Salat Jumat, Warga Semarang Temukan Mayat di Depan Rumah 6 jam yang lalu

HEADLINE jateng Lewat Flashmob, Cara Dispangtan Salatiga Sosialisasikan Kenyang Tak Harus Nasi 6 jam yang lalu

HEADLINE jateng Pemkot Salatiga Raih 2 Penghargaan di Akhir 2022, Ini Daftarnya 7 jam yang lalu

HEADLINE jateng Terekam CCTV, Siswa SMK di Semarang Serang Sekolah Lain dengan Sajam 7 jam yang lalu

HEADLINE jateng Drama My Superhero Tomato SD Kristen Satya Wacana Ingatkan Pola Hidup Sehat 8 jam yang lalu

HEADLINE jateng Berenang di Sungai Bogowonto, Seorang Lansia Purworejo Hanyut 8 jam yang lalu

HEADLINE jateng Wuiihhh Keren! Peralatan Makan dari Kayu Buatan Jepara Tembus Pasar Dubai 9 jam yang lalu

HEADLINE jateng Program Matching Fund, Dosen UKSW Ciptakan Aplikasi eRumputTernak 9 jam yang lalu

HEADLINE jateng Si Baja, Animasi Belajar Budaya Jawa Karya ISI Jogja Dikenalkan di Salatiga 15 jam yang lalu

HEADLINE jateng Simak! Ini Skenario Rekayasa Lalu Lintas saat Pernikahan Kaesang-Erina 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng UMK Kota Semarang Tertinggi di Jateng, Begini Reaksi Buruh 1 hari yang lalu