Syahbandar Tanjung Emas Prediksi Penumpang Natal dan Tahun Baru Turun 5%
Petugas memasukkan sepeda motor milik peserta mudik gratis ke dalam kapal KM Dobonsolo tujuan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (17/6/2018). (Antara-Hafidz Mubarak A.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang memprediksi jumlah penumpang pada masa libur Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bakal turun 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada masa libur Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 silam, jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas mencapai 6.067 orang. Namun pada tahun ini, angka itu kemungkinan menyusut. Prediksi itu dilandasi oleh tren penurunan penumpang pada periode tersebut dari tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Satgas Angkutan Laut Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang Prihartanta mengatakan meski selalu ada penurunan penumpang, tetapi pihaknya terus melakukan peningkatan layanan kepelabuhanan.  "Kami lihat trennya menurun untuk penumpang angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Emas. Ada juga kemungkinan naik untuk penumpang, tapi tidak banyak," ujarnya, Selasa (18/12/2018).

Prihartanta memaparkan pihaknya mempersiapkan sepuluh kapal untuk angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini. Kesepuluh kapal tersebut berasal dari PT Pelni (Persero), PT Dharma Lautan Utama (DLU), PT Sakti Inti Makmur, dan Dinas Perhubungan Jawa Tengah (Jateng). Kapal-kapal tersebut sudah mulai dioperasikan hari ini. Adapun rutenya sebagian besar dari dan ke Kalimantan karena cukup banyak warga Jateng yang bekerja di sana.  

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Jateng Untung Sirinanto menuturkan sebanyak 70% penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas berasal dari Kalimantan dan 30% lainnya berasal dari pelabuhan lain seperti Tanjung Priok serta Tanjung Perak. Dia menambahkan, Pelabuhan Tanjung Emas juga menyiagakan posko pelayanan Hari Natal dan Tahun Baru untuk melayani penumpang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom