Swasembada Beras, Perpadi: Indonesia Layak Peroleh Penghargaan IRRI

Perpadi menilai penghargaan dari IRRI bisa dijadikan pemantik bagi pemerintah, juga dunia pertanian Indonesia untuk selalu berinovasi.

 Seorang warga mengoperasikan dua unit mesin giling gabah di tempat penggilingan padi Dukuh Dayu Lor RT 006, Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen, Sabtu (3/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Seorang warga mengoperasikan dua unit mesin giling gabah di tempat penggilingan padi Dukuh Dayu Lor RT 006, Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen, Sabtu (3/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Solopos.com, JAKARTA–Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) menyatakan Indonesia sangat layak menerima penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) karena telah swasembada beras selama tiga tahun berturut-turut.

“Kita patut bersyukur, IRRI telah menilai Indonesia mampu menghasilkan penelitian di bidang padi dan sekaligus penerapannya di lapangan,” kata Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso di Jakarta, Senin (15/8/2022).

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Menurut dia, penghargaan tersebut bisa dijadikan pemantik bagi pemerintah, juga dunia pertanian Indonesia untuk selalu berinovasi agar mampu menghadapi tantangan pangan global dalam jangka panjang.

“Penghargaan dari IRRI sekaligus menjadi pemicu untuk bisa mengantisipasi tantangan pangan global ke depan yang penuh ketidakpastian,” kata Sutarto.

Baca Juga: RI Raih Swasembada Beras dari IRRI, Jokowi: Kerja Keras Semua Pihak

Menurut Sutarto, ada beberapa terobosan yang harus segera dilakukan pemerintah supaya pertanian Indonesia semakin kuat di tingkat nasional maupun global, yakni meningkatkan produktivitas pangan, mendorong pangan bersumber bahan pangan produksi lokal atau diversifikasi pangan sehat, dan menetapkan harga produk pangan yang sewajarnya.

“Tantangan lainnya agar ketersediaan pangan produksi dalam negeri meningkat, tentunya harga produk pangan seyogyanya bukan asal murah tetapi harga wajar, sehingga petani bisa sejahtera,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan produksi padi dalam negeri semakin meningkat signifikan hingga mencapai swasembada beras.

Hal ini dilihat dari tidak adanya impor beras medium atau beras umum selama tiga tahun terakhir.

Baca Juga: Tiga Tahun Setop Impor, Presiden Sebut Stok Beras 10,2 Juta Ton

“Melalui penggunaan teknologi inovasi dalam berbagai aspek di bidang pertanian, Indonesia bahkan telah berhasil membangun bendungan dan irigasi yang jadi tolok ukur hadirnya pertanian yang kuat,” kata Syahrul.

IRRI menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas keberhasilan mewujudkan swasembada beras dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Minggu (14/8/2022).

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Gubernur Jatim: Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang

      Tugas Tim Pencari Fakta untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

      Menpora: Tim Pencari Fakta Berpihak kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

      Tugas Tim Pencari Fakta untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

      Dulu Kawan, Kini Partai Gerindra jadi Lawan Anies Baswedan

      Kini Partai Gerindra dalam posisi yang berhadapan dengan Anies setelah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dicapreskan oleh Partai Nasdem.

      Komentari Pencapresan Anies Baswedan, Puan Maharani: Kita Sedang Berduka

      Puan meminta publik tidak berbicara dulu tentang capres karena Indonesia sedang berduka dengan tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 125 orang

      KJRI Kuching Selamatkan TKI Purworejo yang Diperbudak Majikan 17 Tahun

      Selama 17 tahun ditahan majikan tersebut, Meri Haspari dipekerjakan tanpa mendapatkan gaji.

      PDIP Tersinggung PSI Capreskan Ganjar Tanpa Izin Megawati

      Deklarasi Ganjar sebagai capres PSI itu dilakukan pada Senin (4/10/2022) kemarin.

      Penggugat Jokowi terkait Dugaan Ijazah Palsu Pernah Dihukum Tiga Tahun

      Sosok Bambang menjadi pembicaraan setelah menulis buku Jokowi Undercover yang terbit pada 2016 silam.

      Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan: Polisi Sebut 125 Orang, Aremania Bilang Lebih

      Data dari suporter Arema FC menyebut jumlah korban meninggal lebih dari 125 orang.

      Polisi Gagalkan Peredaran 49.143 Butir Pil Ekstasi dari Malaysia

      Polresta Barelang menggagalkan peredaran 49.143 butir pil ekstasi dari Malaysia dan menangkap seorang tersangka AT, 47, di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

      4 Siswa Terluka Gara-Gara Atap Kelas SDN 1 Bunisari Garut Ambruk

      Sebanyak empat siswa menjadi korban atap salah satu ruang kelas ambruk di SDN 1 Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

      Jokowi Digugat Dugaan Ijazah Palsu, Istana: Jangan Nge-prank Penegak Hukum

      Gugatan terhadap Presiden Jokowi ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dilakukan Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Under Cover.

      Jenazah Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga Dimakamkan di TMP Kalibata

      Jenazah Pangkogabwilhan II TNI, Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga, dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022).

      Kasus Lukas Enembe, KPK Periksa Pramugari-Pihak Airlines terkait Pemberian Uang

      KPK memanggil Presiden Direktur PT RDG Airlines, Gibbrael Isaak, pilot, Sri Mulyanto, dan pramugari Tamara Anggraeny sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua, Lukas Enembe.

      Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas Sebut Tak Ada Perintah Tembakkan Gas Air Mata

      Kompolnas menyatakan bahwa Kapolres Malang nonaktif, AKBP Ferli Hidayat, tidak memerintah anggotanya yang bertugas untuk melepaskan tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

      Pemuda Rusia Ramai-Ramai Kabur dari Wajib Militer Negara

      Ribuan warga Rusia ramai-ramai kabur melintasi perbatasan untuk melarikan diri dari panggilan untuk berperang dalam perang Rusia di Ukraina.

      Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas: Tidak Ada Perintah Kunci Pintu Stadion

      Kompolnas meluruskan kabar beberapa pintu di Stadion Kanjuruhan dikunci saat tragedi yang menyebabkan 125 orang meninggal pada Sabtu (1/10/2022).