Tutup Iklan

Susu Beruang Bear Brand Jadi Buruan, Nestle Bantah Naikkan Harga

Belum lama ini beredar kabar tentang langkanya produk susu Beruang atau Bear Brand. Susu produksi Nestlé yang disebut bisa tangkal Covid-19.

 Ilustrasi susu beruang Bear Brand. (Bisnis.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi susu beruang Bear Brand. (Bisnis.com)

Solopos.com, SOLO –Belum lama ini beredar kabar tentang langkanya produk susu Beruang atau Bear Brand. Susu produksi Nestlé ini disebut-sebut dapat menjadi penangkal Covid-19.

Akibat tingginya permintaan, harga susu Bear Brand yang awalnya Rp8.000- Rp9.000, kini naik dua kali lipat menjadi Rp17.000 – Rp18.000.

Walaupun harga naik drastis, susu kaya vitamin dan kalsium ini tetap menjadi rebutan masyarakat, bahkan stoknya sampai kosong di beberapa area.

Baca Juga: Kini 10 Stasiun KA Layani Vaksinasi Covid-19, Ini Daftarnya

Mengetahui hal ini, pihak Bear Brand mengunggah ucapan terimakasih kepada rakyat Indonesia melalui akun sosial media official milik Bear Brand pada, Minggu (4/7/2021).

“Terimakasih atas kepercayaan terhadap produk Bear Brand. Kami terus melakukan yang terbaik agar dapat memenuhi permintaan para konsumen. Mari kita tetap terapkan protokol kesehatan dan keamanan setiap saat” tulisnya di akun twitter @bearbrand_id.

Dilansir dari Bisnis.com pada Rabu (7/7/2021), Debora R. Tjandrakusuma selaku Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia menanggapi hal tersebut dengan mengatakan mereka tidak pernah menaikkan harga atas produk-produk termasuk produk susu Bear Brand.

Baca Juga: IPO Unikorn dan E-Commerce Diprediksi Bakal Diburu Investor

Berusaha Memenuhi Permintaan

Mengenai adanya kenaikan harga di e-commerce untuk produk-produk Bear Brand, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan persaingan usaha, mereka juga menyatakan tidak dapat menentukan harga jual akhir produknya.

“Yang dapat kami lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk memasok terus produk susu Bear Brand agar dapat memenuhi permintaan konsumen. Dan kami terus menerus memaksimalkan upaya kami untuk memasok produk susu Bear Brand kepada para konsumen,” ujarnya dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa Nestlé berusaha terus memenuhi permintaan para konsumen akan produk-produknya, dengan mengoptimalkan kapasitas produksi dan rantai pasokan, terutama untuk produk susu Bear Brand.

Baca Juga: Antam Turun Lagi Sis, Simak Harga Emas Pegadaian Rabu 7 Juli 2021

Dia menambahkan, selama pandemi Covid-19, Nestlé Indonesia berfokus pada tanggung jawabnya untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk-produk makanan dan minuman bernutrisi kami, seperti produk susu Dancow, Bear Brand dan minuman coklat malt Milo dengan memastikan keberlangsungan operasi pabrik-pabrik.

“Saat ini semua pabrik dan pusat distribusi kami beroperasi. Pada saat yang sama kami juga memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan, mitra bisnis dan pelanggan, serta memberikan bantuan APD, produk-produk bergizi dan sembako kepada para garda terdepan pekerja kesehatan serta masyarakat terdampak,” tambahnya.

Dia juga menegaskan berusaha terus memenuhi permintaan para konsumen akan produk-produknya, dengan mengoptimalkan kapasitas produksi dan rantai pasokan, terutama untuk produk susu Bear Brand.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

BRI Pangkas Bunga Kredit Hingga 325 Bps, Masih Bisa Turun Lagi?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tetap mengkaji ulang suku bunga secara berkala dan terus membuka ruang untuk penurunan suku bunga kredit.

Beli Emas Online Lewat ATM Emas Galeri 24, Bikin Kamu Enggak Waswas!

Enggak perlu repot-repot antre untuk beli emas, kini hadir ATM Emas Galeri 24, beli emas lewat online dan langsung tarik di mesinnya!

Awal Pekan, Yuk Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 27 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Senin (27/9/2021) turun untuk UBS dan cenderung stagnan untuk cetakan Antam.

BPJS Watch: 9 Juta Lebih Orang Miskin Dicoret dari Program JKN

BPJS Watch menyebut lebih dari 9 juta orang miskin dicoret dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BP Jamsostek Cabang Surakarta Bayar Klaim JHT 22.310 Peserta

Sebanyak 22.310 orang telah melakukan pencairan klaim JHT pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kantor Cabang Surakarta.

The Sunan Hotel Solo Raih Penghargaan Tourism & Creative Award 2021

The Sunan Hotel Solo berhasil meraih penghargaan Silver Champion dari ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021 kategori Industry.

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Galeri 24, Awas Modusnya Bikin Gampang Tergoda!

Saat ini marak penipuan online yang mengatasnamakan Galeri 24 dan bikin masyarakat tergoda. Kira-kira apa modus yang digunakan?

DSC 12 Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Diplomat Success Challenge atau DSC 12 punya cara unik untuk menggugah masyarakat untuk terlibat dalam kompetisi tahunan ini.

Jika Bukan Listrik, Bahan Bakar Nabati Bisa Jadi Alternatif untuk Kendaraan Berat

Untuk mencapai emisi rendah karbon di sektor transportasi, bahan bakar nabati (BBN) dan hidrogen dinilai mempunyai peran sebagai alternatif yang bisa digunakan untuk kendaraan berat.

Ingin Bebas Finansial Personal? Simak 9 Tips Mewujudkannya

Memiliki kebebasan finansial adalah tujuan bagi banyak orang. Umumnya, kebebasan finansial dipahami sebagai individu yang mampu menjalani gaya hidup sambil mengelola keuangan.

Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

PLN telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendekatkan jarak dengan pelanggan, salah satunya dengan aplikasi PLN Mobile.

Kian Terjangkau, Tarif Tes Antigen di Stasiun jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menerapkan tarif baru untuk layanan rapid tes antigen di stasiun dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan.

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.