Menko Polhukam Wiranto (tengah) mengusap wajahnya saat memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (26/9/2019). (Antara - M Risyal Hidayat)

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto sudah dipindahkan perawatannya di kamar rawat inap setelah mendapat tindakan medis operasi di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

"Sudah, sudah di kamar inap, tidak, tidak ICU lagi," kata Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, seusai membesuk Wiranto, di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Surya Paloh mengaku menyarankan agar Wiranto lebih fokus istirahat untuk mengembalikan kebugarannya pascaancaman pembunuhan di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) lalu.

"Sudah bisa bercanda sedikit, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan ngobrol banyak, sudah istirahat saja lah yang penuh, kita lewati dulu hal ini," kata Surya Paloh seperti dilansir Antara.

Sebagai sahabat lama, Paloh merasa prihatin Wiranto harus menghadapi ancaman pembunuhan yang disebutnya sangat luar biasa.

"Kalau terlambat saja sedikit dibawa ke sini saya pikir sejarah berbicara berbeda, kalau terlambat tidak satu jam, mungkin setengah jam krisisnya mungkin akan berlanjut atau barangkali kita akan kehilangan Pak Wiranto," ucapnya.

Sebelumnya, pada Kamis, 10 Oktober 2019, Wiranto diserang oleh pria berpisau ketika kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten.

Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan benda tajam di perut akibat penyerangan tersebut. Dia awalnya mendapatkan perawatan di RSUD Berkah, Pandeglang, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Selain Wiranto, tiga orang lainnya juga terkena tusukan pelaku, yaitu ajudan Wiranto, Kapolsek Menes Pandeglang Kompol Daryanto, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten