Survei: Prabowo Unggul di PNS-Purnawirawan, Jokowi Buruh-Tani
Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). (Bisnis-Dwi Prasetya)

Solopos.com, JAKARTA -- Hasil survei peta elektoral Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dirilis Charta Politika memperlihatkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di kelompok masyarakat dengan rata-rata pengeluaran Rp200.000 per bulan. Namun selebihnya, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di semua kalangan pengeluaran di atasnya.

Menurut survei pilihan yang didasarkan pada sosial-demografi, sebanyak 57,1% responden kategori rata-rata pengeluaran per bulan di bawah Rp200.000 memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pasangan nomor urut 2 tersebut, jauh mengungguli pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin yang hanya dipilih sekitar 28,6%.Adapun sebanyak 14,3% responden menjawab tidak tahu/tidak menjawab.

Meski demikian, Jokowi-Ma'ruf unggul dalam semua kelompok masyarakat dengan kategori pengeluaran di atas Rp200.000 hingga Rp15 juta. Artinya Prabowo-Sandi hanya unggul di kalangan berpengeluaran di bawah Rp200.000.

Sedangkan untuk pilihan berdasarkan jenis pekerjaan, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul pada kelompok masyarakat berprofesi nelayan/petani tambak dengan angka 52,2%, PNS 44,7%, pegawai desa/kelurahan 53.8%, dan lain-lain 44,2%. Bahkan, Prabowo-Sandiaga mampu unggul mutlak untuk kategori purnawirawan, yakni mencapai 100% dengan base kine 0,1.

Sementara itu, Jokowi-Ma'ruf unggul di beberapa kategori antara lain, kalangan petani 58,3%, buruh/tukang 69,3%, pengusaha 54,5%, ibu rumah tangga 52,2%, wiraswasta 53,1%, mahasiswa/sekolah 48,8%, hingga yang tidak bekerja 42,4% dan lainnya.

Survei Charta Politika ini dilakukan untuk mengetahui preferensi masyarakat Indonesia. Pengumpulan data dilakukan pada 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur terhadap 2.000 responden di 34 provinsi yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,19%, dengan tingkat kepercayaan 95%. Para responden berusia 17 tahun ke atas dan terdaftar sebagai pemilih.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom