Joko Widodo bersalaman dengan Prabowo Subianto usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). (Antara/Sigid Kurinawan)

Solopos.com, JAKARTA -- Berbagai survei menunjukkan selisih elektabilitas antara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terakhir, survei Median menunjukkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga merangkak naik dan memangkas selisih dari Jokowi-Ma'ruf.

Dalam rilis survei nasional Median pada Januari 2019 di Jakarta, Senin (21/1/2019), pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih 47,9 persen suara responden. Sementara itu Prabowo-Sandiaga meraih 38,7 persen.

Direktur Eksekutif Rico Marbun dalam rilis survei tersebut mengklaim kondisi tersebut semakin memperpendek jarak selisih elektabilitas kedua kandidat. Median mendapati suara pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam survei periode Januari 2019 relatif stagnan dibandingkan pada medio November 2018 yang meraih 47,7 persen atau hanya naik 0,2 persen.

Sementara itu, pasangan calon Prabowo-Sandiaga pada medio November 2018, mendapatkan raihan suara 35,5 persen, atau meningkat 3,2 persen pada Januari 2019.

Dengan demikian, pada Januari 2019, jarak antara keduanya menurut survei ini menjadi satu digit (9,2 persen). Selisih ini lebih tipis pada survei serupa November 2018 dengan jarak elektabilitas sebesar 12,2 persen.

Sedangkan responden yang belum menentukan pilihan dalam survei di Januari 2019 sebesar 13,4 persen, menurun bila dibandingkan pada November 2018 yang sebesar 16,8 persen.

Di Pulau Jawa, Median menyebut keunggulan Jokowi atas Prabowo menurun dari 16 persen pada November 2018 menjadi 11,8 persen pada Januari 2019. Pada November 2018, Jokowi-Ma'ruf meraih 48,7 persen suara responden di Jawa. Sedangkan pada Januari 2019, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf menurun menjadi 47,4 persen. Sebaliknya, Median menyebut Prabowo-Sandiaga pada Januari meraih suara 35,6 persen di Jawa, meningkat dibanding November 2018 yang meraih suara 32,7 persen.

Di luar Jawa, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf meningkat dari 46,6 persen pada November 2018 menjadi 48,9 persen pada Januari 2019. Begitu pula dengan pasangan calon Prabowo-Sandiaga, bila pada November 2018 elektabilitas mereka 39,6 persen, maka pada survei Januari 2019 naik 42,9 persen.

Median mengaku mengambil data survei pada 6 - 15 Januari 2019 dengan 1.500 responden. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,5 persen.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten