Ustaz Abdul Somad. (Youtube.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengukur pengaruh para tokoh agama Islam di Indonesia, mulai Ustaz Abdul Somad hingga Habib Rizieq Shihab (HRS). Hasil survei itu menyebutkan imbauan atau pendapat yang disampaikan UAS paling banyak diikuti masyarakat.

"Ustaz Abdul Somad adalah ulama yang paling didengar suaranya atau imbauannya dari lima ulama yang berpengaruh yaitu sebesar 30,2%," kata peneliti LSI, Ikrama Masloman, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Kelima ulama yang dianggap masyarakat paling berpengaruh berdasarkan survei LSI adalah Abdul Somad, Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Abdullah Gymnastiar, dan Habib Rizieq Shihab. Ada tiga syarat utama kriteria ulama berpengaruh versi LSI, yaitu tingkat popularitas di atas 40%, tingkat kesukaan di atas 50%, dan kemampuan mempengaruhi di atas 15%.

Ikrama menjelaskan ulama yang pendapatnya paling banyak diikuti masyarakat setelah UAS adalah Arifin Ilham (25,9%), Yusuf Mansur (24,9%), Aa Gym (23,5%), dan Rizieq Shihab (17%).

Menurut dia, dari kelima ulama tersebut, Aa Gym merupakan ulama yang paling dikenal masyarakat dengan presentase 69,3%, UAS (59,3%), Yusuf Mansur (57,2%), Habib Rizieq (53,4%), dan Arifin Ilham (41,2%).

"Ulama yang memiliki tingkat kesukaan tertinggi adalah Ustaz Yusuf Mansur [85,9%], Ustaz Arifin Ilham [84,4%], Ustaz Abdul Somad [82,5%], Aa Gym [79,7%], dan Habib Rizieq [52,9%]," ujarnya.

Hasil survei tersebut juga memperlihatkan pengaruh Rizieq Shihab. Survei LSI menilai ketokohan HRS mulai menurun jika dibandingkan hasil survei LSI dua tahun lalu.

Menurut dia, hasil survei LSI Desember 2016, persentase masyarakat yang mengikuti imbauan HRS sebesar 31,4%. Namun kini  menurun drastis pada Oktober 2018 menjadi 17%.

"Pengaruh Habib Rizieq berkurang semenjak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum. Pada Desember 2016, Habib Rizieq masih berada di Indonesia dan belum punya masalah hukum," katanya.

Sementara itu, tingkat pengenalan terhadap Rizieq Shihab meningkat dari Desember 2016 sebesar 48,7% dan pada Oktober 2018 sebesar 53,4%. Sedangkan tingkat kesukaan terhadap HRS pada Oktober 2018 sebesar 52,9%, menurun dibandingkan Desember 2016 sebesar 67,3 persen.

Survei tersebut dilakukan pada 10-18 Oktober 2018 dengan melibatkan 1.200 responden dengan margin of error +/- 2,8%. Wawancara survei dilakukan dengan tatap muka menggunakan kuesioner terhadap responden yang terpilih melalui metode multistage random sampling. Selain menggunakan metode kuantitatif, survei tersebut dilengkapi dengan riset kualitatif melalui forum group disccusion, analisis media, dan wawancara mendalam dengan biaya survei secara mandiri.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten