Tutup Iklan

Survei Indikator, Tingkat Kepuasan Terhadap Jokowi Stabil di Atas 67%

Survei Indikator, Tingkat Kepuasan Terhadap Jokowi Stabil di Atas 67%

SOLOPOS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tangga pesawat kepresidenan RI 1, (setkab.go.id/Laily-Setpres)

Survei Indikator menyebutkan tingkat kepuasan terhadap Jokowi-JK stabil sejak Maret 2016.

Solopos.com, JAKARTA -- Hasil survei lembaga kajian Indikator terhadap 1.220 responden menyebutkan mayoritas publik puas terhadap kinerja tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

"Dari sisi kinerja pak Jokowi, responden yang menyatakan sangat puas sebanyak 7,95 persen, menyatakan puas 60,39 persen, kurang puas 27,23 persen, tidak puas sama sekali 2,26 persen, dan yang tidak menjawab 2,17 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Survei dilakukan terhadap 1.220 responden berusia 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi, pada 17-24 September 2017. Jawaban diperoleh melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Burhanuddin mengatakan tren tingkat kepuasan publik atas kinerja Jokowi pernah anjlok pada Juni 2015. Namun kepuasan kembali naik pada Januari 2016 dan mulai stabil pada Maret 2016 sampai sekarang.

Menurut dia, secara umum tingkat kepuasan publik ini tidak selalu hanya dipengaruhi kinerja, namun bisa juga dipengaruhi oleh identitas ideologi dan lain sebagainya. Selain itu, tingkat kepuasan tidak selalu mencerminkan pilihan publik terhadap pemimpin bersangkutan.

"Untuk sampai memilih itu, selain kinerja juga turut dipengaruhi faktor hati, faktor partai politik dan lain sebagainya. Ini yang perlu dipahami," ujar dia.

Namun demikian, kata dia, berdasarkan survei mayoritas publik yang puas atas kinerja Jokowi salah satunya karena pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan pemerintah. Hal ini sejalan dengan kepercayaan masyarakat bahwa Presiden Jokowi bisa memimpin Indonesia menjadi lebih baik.

"Sebanyak 72,6 persen merasa yakin. Kemudian 22,6 persen merasa tidak yakin dan 4,8 persen menyebut tidak tahu," kata Burhanuddin.

Dia menyebut kepuasan atas kinerja Jokowi sebagai Presiden mengalami fluktuasi yang cukup besar. Menurutnya, ini modal psiko politik yang penting.

"Ini sebuah modal psiko politik penting sebagai dukungan politik pada kepemimpinan nasional, terlepas dari banyaknya masalah yang dihadapi bangsa ini," jelas Burhanuddin.

Hadir sebagai penanggap hasil survei, politikus PDIP Puti Guntur Soekarno mengatakan hasil survei menjadi angin segar bagi pemerintahan Jokowi. "Kita bisa melihat apa yang dilakukan Pak Jokowi adalah pembuktian. Walau ada fluktuasi dan dinamika, tapi hari ini Pak Jokowi membuktikan mendapatkan tingkat kepuasan publik yang tinggi," ujar Puti.

Menurut Puti, pembuktian ini dilakukan dalam kerja-kerja Jokowi dalam pemerintahan. "Apa yang membuat masyarakat menjadi percaya dan yakin dan memberikan suatu apresiasi adalah karena kerja-kerja Pak Jokowi, khususnya program infrastruktur yang mendapat apresiasi tertinggi," kata Puti.

Berita Terkait

Berita Terkini

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.